JABAR EKSPRES – Kericuhan terjadi di kantor Samsat Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (10/4) siang.
Warga wajib pajak yang tengah mengantri panjang untuk membayar dibuat kecewa, karena diperlakukan tidak adil.
Kasir yang bertugas diduga lebih mendahulukan berkas-berkas titipan, sementara wajib pajak yang antre tidak dilayani.
Baca Juga:Titiek Puspa Tutup Usia, Melly Goeslaw Kenang Sang LegendaDewan Sayangkan Kasus Dokter Rudapaksa di RSHS, Butuh Perbaikan Infrastruktur hingga Evaluasi Tes Kedokteran
Mereka kemudian menuntut agar semua wajib pajak diproses sesuai dengan urutan antrian, tanpa ada yang didahulukan.
Keadaan semakin memanas saat beberapa wajib pajak mulai menggeruduk meja kasir BJB, meminta penjelasan dan menuntut agar antrian lebih tertib.
Situasi tersebut menjadi perhatian banyak pihak, baik dari pengunjung lain maupun para petugas yang mencoba menenangkan massa.
Di sisi lain, kericuhan tersebut sempat terekam kamera dan seketika viral setelah diunggah di media sosial.
Bahkan kericuhan itu sampai mendapat sorotan dari kader PSI Ronald A Sinaga.
Ronald melalui akun Instagram miliknya, turut mengunggah ulang video kericuhan wajib pajak tersebut.
Dia pun menyindir pihak-pihak yang berbuat curang tanpa mengantre seperti yang lain.
“Masih berani aje main serong,” tulisnya.
Selain itu, tak sedikit warganet yang juga mengecam kecurangan tersebut.
Baca Juga:Update Kasus KDRT Adelia Septa, Suami Belum Ditetapkan Tersangka Meski Sudah Jalani PemeriksaanMadrid Janji Tumbangkan Arsenal!
“Kite kite mau bayar pajak aja di persulit anehnya negri ini.”
“Mao siapapun gubernur dan berbagai kebijakan yang memudahkan dan meringankan. Kalau mental petugas nya mental maling yg tetep aja cri celah buat maling.”
“Emang di Kabupaten Bandung rujit na masive dina sagala bidang birokrasi na parah.”
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi atau klarifikasin dari pihak Samsat Soreang.
Redaksi Jabar Ekspres masih terus menggali informasi untuk update terbarunya.
