JABAR EKSPRES – Proses pemilihan Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memasuki babak baru. Sembilan bakal calon rektor telah ditetapkan dan dipastikan lolos tahap verifikasi awal.
Ketua Wali Amanat (MWA) UPI, Nanan Soekarna, memastikan bahwa pemilihan rektor bakal berlangsung terbuka, transparan, dan bebas dari intervensi.
“Kesembilan bakal calon sudah diverifikasi dan memenuhi persyaratan awal,” ujar Nanan kepada awak media, usai Penetapan Bakal Calon Rektor di Gedung PPG UPI Bandung, Kamis (10/4).
Baca Juga:Hanguskan 45 Lapak dan 3 Rumah, Polisi Masih Selidiki Kebakaran di Sukahaji BandungPolda Jabar Ungkap Pelaku Asusila di RSHS Bandung Punya Kelainan Seksual!
“Kami sepakat memprioritaskan nilai-nilai UPI. Tidak ada konspirasi, kolusi, atau titipan. Semua pendapat sah, tapi kami punya standar,” tegasnya.
Ketua Ikatan Alumni (IKA) UPI yang juga mantan Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita, menyambut baik komitmen MWA dalam menjamin keterbukaan proses. Ia bahkan menyebut pemilihan kali ini sebagai momen bersejarah.
“Publik bisa menilai. Kami berupaya setransparan mungkin agar semua orang bisa mengikuti prosesnya,” ucapnya.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor, Numan Abdul Hakim, menyebut bahwa penilaian akan dilakukan oleh lembaga asesmen independen yang sebelumnya digunakan dalam seleksi di ITB.
