“Jadi sebetulnya pemerintah tidak perlu lagi membentuk sekolah baru karena jumlah sekolah swasta sudah banyak dan tinggal dioptimalkan kemampuannya berdasarkan sistem yang dibuat oleh pemerintah,” cetusnya.
Pada kesempatan Rapat Koordinasi (Rakor) dan diseminasi Sekolah Rakyat di Jawa Barat, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf mengatakan di Jabar rencanannya akan didirikan 30 sekolah yang diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu.
Sekolah ini nanti akan diperuntukan bagi keluarga miskin ekstrem dengan pola pembelajaran diasramakan atau Boarding School.
Baca Juga:Pemkot Bandung Kecolongan, Pungli di Bonbin Masih Terjadi!5 Rekomendasi Handphone Spek Gahar yang Harga Sudah Anjlok!
Sekolah ini akan dibebeaskan dari biaya dan seluruh operasional akan ditanggung oleh pemerintah pusat yang kewenangannya berada di bawah Kementerian Sosial (Kemensos).
Pembangunan 30 sekolah itu akan tersebar di seluruh Jawa Barat yang di bangun secara proporsional dengan jenjang SD, SMP dan SMA.
Tiap sekolah memiliki kuota 300 – 500 siswa. Sedangkan kurikulum, akan disamakan dengan ketentuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kemensos saat ini tengah gencar melakukan sosialisasi dengan bupati dan wali kota untuk mengusulkan pendirian sekolah rakyat dengan menyediakan lahan di daerah.
“Kita akan periksa mana yang memenuhi kriteria, insyaallah kalau memungkinkan akan dibangun tahun ini,” katanya. (son/yan).
