Dinilai Lebih Ekonomis, Warga Pilih Mudik Menggunakan Kapal Laut

Seorang penumpang saat diperiksa tiket di Pelabuhan Tanjung Priok. (foto/ANTARA)
Seorang penumpang saat diperiksa tiket di Pelabuhan Tanjung Priok. (foto/ANTARA)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Untuk merayakan Idul Fitri 146 Hijiriah, kebanyakan warga memilih mudik ke kampung halaman menggunakan kapal laut dibandingkan pesawat terbang karena harga tiketnya lebih ekonomis.

“Hanya ada dua opsi angkutan ke kampung halaman dan kapal pasti lebih murah,” kata salah seorang warga Tual, Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Yaya dikutip dari ANTARA, Selasa (25/3).

“Saya beli tiket harganya juga lumayan Rp822 ribu dan sampai di kampung halaman, sementara kalau naik pesawat tiket dibeli Rp4 juta lebih sekali berangkat,” katanya.

Baca Juga:53 Sekolah Rakyat Siap Diresmikan pada Tahun Ajaran Baru 2025, Begini Penjelasan Mensos!Arus Mudik H-6 Lebaran 2025 di Jalur Bandung-Garut Cenderung Lancar

PT Pelayaran Indonesia (Pelni) Cabang DKI Jakarta  memprediksikan puncak mudik Idul Fitri 1446 Hijiriah di Pelabuhan Tanjung Priok pada Selasa (25/3).

Awalnya, Dicky memprediksikan puncak mudik terjadi pada Minggu (30/3) karena ada tiga kapal yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok tapi hingga hari ini baru 400 ratus kursi yang dipesan.

“Mungkin karena waktu terlalu mepet Lebaran dan jadinya mereka Lebaran di atas kapal juga,” katanya.

0 Komentar