112 Warga Banjar Ikut Pelatihan Kerja ‘Pusaka Bakti’, Dapat Uang Transport Rp75 Ribu per Hari

Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono membuka Program Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja, Kegiatan Pelatihan Unit Kompetensi Tahap I Tahun 2025, di Banjar Convention Hall, Kompleks Perkantoran Pamongkoran Kota Banjar belum lama ini. (Foto Istimewa)
Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono membuka Program Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja, Kegiatan Pelatihan Unit Kompetensi Tahap I Tahun 2025, di Banjar Convention Hall, Kompleks Perkantoran Pamongkoran Kota Banjar belum lama ini. (Foto Istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES  – Sebanyak 112 peserta dari tujuh desa/kelurahan di Kota Banjar mengikuti program pelatihan keterampilan kerja Pelatihan Untuk Satu Desa/Kelurahan Banjar Kompeten Produktif (Pusaka Bakti) yang digelar Dinas Tenaga Kerja Kota Banjar. Tak hanya mendapat ilmu, para peserta juga menerima uang transportasi Rp75 ribu per hari selama pelatihan.

Program inisiasi UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Banjar ini secara resmi dibuka Wali Kota Banjar H. Sudarsono di Banjar Convention Hall (BCH) belum lama ini. “Ini upaya nyata meningkatkan kualitas SDM warga Banjar agar memiliki daya saing di dunia kerja,” tegas Sudarsono waktu itu.

Program yang akan menjangkau 25 desa/kelurahan secara mobile ini merupakan bagian dari upaya pemkot menciptakan tenaga kerja kompeten sesuai kebutuhan pasar. “Kami harap warga bisa manfaatkan peluang ini untuk tingkatkan keterampilan dan ekonomi keluarga,” pungkas Wali Kota.

Baca Juga:Antisipasi Lonjakan Pemudik di Cimahi, Posko Istirahat DisiapkanKapolres dan Wali Kota Banjar Periksa Kelaikan Kendaraan di Terminal Bus Tipe A

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Banjar Sunarto melalui Kepala UPTD BLK Kota Banjar Doni Ismaya menjelaskan, pelatihan tahap I tahun 2025 ini menawarkan tujuh program keterampilan, di antaranya cukur rambut, menjahit, tata rias, microkontroler, pengolahan kain perca, pengolahan ikan, dan pengolahan tembakau. “Setiap program berdurasi 160 jam atau 20 hari pertemuan,” jelas Doni.

Menariknya, peserta tak hanya mendapat pelatihan gratis tetapi juga insentif uang transport. “Masing-masing dapat Rp75 ribu per hari yang langsung ditransfer ke rekening para peserta,” tambah Doni. (CEP)

0 Komentar