Era Digital, Pelaksanaan Zakat dan Wakaf Semakin Modern

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag Prof. Waryono Abdul Ghafur. (foto/Jawa Pos)
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag Prof. Waryono Abdul Ghafur. (foto/Jawa Pos)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kementerian Agama (Kemenag) mengatakan perkembangan zakat dan wakaf saat ini semakin modern.

Dalam hal ini, Kemenag meminta Penyelenggara Zakat dan Wakaf (PZW) untuk lebih responsive dan adaptif, tidak hanya mendalami aspek fiqih perzakatan dan wakaf saja.

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag Waryono Abdul Ghafur tekankan bahwa PZW harus lebih lincah serta proaktif. Khususnya dalam memperkuat ekosistem zakat dan wakaf.

Baca Juga:Diduga Perdagangkan Satwa yang Dilindungi, Kemenhut Tangkap Dua Warga SukabumiLindungi Konsumen, Mendag Tegaskan Penjual Beras Nakal akan Ditindak

Menurutnya, masih terdapat beberapa tantangan yang harus diatasi, termasuk kurangnya koordinasi antara Kemenag dan Baznas.

PZW harus jemput bola dalam memperkuat ekosistem zakat dan wakaf supaya program pemberdayaan ekonomi umat dapat berjalan optimal.

Waryono tekankan bahwa eco-theology dan pemberdayaan ekonomi umat menjadi dua program strategis yang harus didukung oleh PWZ.

Selain hadirkan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, acara ini pun menghadirkan narasumber kompeten, seperti Allisa Wahid, KH Marzuki Wahid dan KH. Buchori Muslim.

0 Komentar