JABAR EKSPRES – Selama Bulan Ramadhan, banyak kita temui dijalanan orang melakukan aksi sosial berbagi takjil gratis terutama untuk pengguna jalan. Ternyata berbagi takjil gratis akan mendapatkan pahala yang luar biasa banyak.
Pahala berbagi takjil gratis sama dengan pahala memberi makan orang yang berpuasa, apalagi dilakukan pada bulan Ramadhan, maka pahalanya akan dilipat gandakan sebagai amalan kebaikan.
Makanan halal apapun yang diberikan pada orang yang berbuka puasa dan menjadi ladang pahala.
Baca Juga:Apakah IPO Nasdaq Hanya Rekayasa Aplikasi WPONE? Sederet Bukti Makin Terpampang JelasSyarat Penarikan di Aplikasi WPONE Makin Tidak Masuk Akal, Member Dipaksa Harus Depo Jika Ingin WD
Seperti halnya dalam hadits yang di riwayatkan Zaid bin Khalid Al-Juhani radhiyallahu‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا
“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi 807, Ibnu Majah 1746 dan Ahmad 5:192, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)
Dilansir dari laman Rumaysho, Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: “Maksud memberi buka puasa adalah mengenyangkannya.” (Al-Ikhtiyarat hal. 194)
Ada beberapa keutamaan memberi makan buka puasa. Ini juga termasuk bagi yang membantu atau menjadi panitia buka puasa karena termasuk dalam orang yang menolong dalam kebaikan
1. Mendapatkan pahala dari orang yang berpuasa tersebut
Sebagaimana hadits yang diriwayatkan dari Zaid bin Khalid Al-Juhani radhiyallahu‘anhu di atas.
Ath-Thobari rahimahullah menerangkan, “Barangsiapa yang menolong seorang mukmin dalam beramal kebaikan, maka orang yang menolong tersebut akan mendapatkan pahala semisal pelaku kebaikan tadi. Rasulullah ﷺ memberi kabar bahwa orang yang mempersiapkan segala perlengkapan perang bagi orang yang ingin berperang, maka ia akan mendapatkan pahala berperang. Begitu pula orang yang memberi makan buka puasa atau memberi kekuatan melalui konsumsi makanan bagi orang yang berpuasa, maka ia pun akan mendapatkan pahala berpuasa.”
2. Banyak berderma melalui memberi makan berbuka dibarengi dengan berpuasa itulah jalan menuju surga
Dari ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, Nabi ﷺ bersabda:
إِنَّ فِى الْجَنَّةِ غُرَفًا تُرَى ظُهُورُهَا مِنْ بُطُونِهَا وَبُطُونُهَا مِنْ ظُهُورِهَا. فَقَامَ أَعْرَابِىٌّ فَقَالَ لِمَنْ هِىَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ لِمَنْ أَطَابَ الْكَلاَمَ وَأَطْعَمَ الطَّعَامَ وَأَدَامَ الصِّيَامَ وَصَلَّى لِلَّهِ بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ
Baca Juga:Menteri PAN RB: Pengangkatan CASN – PPPK Dilakukan di 2025Pusat – Daerah Sepakat Penanganan Banjir Fokus Rehabilitasi Sempadan Sungai dan Ketahanan Pangan
“Sesungguhnya di surga terdapat kamar-kamar yang mana bagian luarnya terlihat dari bagian dalam dan bagian dalamnya terlihat dari bagian luarnya.” Lantas seorang arab baduwi berdiri sambil berkata, “Bagi siapakah kamar-kamar itu diperuntukkan wahai Rasulullah?” Nabi ﷺ menjawab, “Untuk orang yang berkata benar, yang memberi makan, dan yang senantiasa berpuasa dan shalat pada malam hari di waktu manusia pada tidur.” (HR. Tirmidzi 1984, dihasankan oleh Syaikh Al-Albani)
