Kedudukan dan Implikasi Surat Edaran Mendagri soal Efisiensi Anggaran Jadi Perhatian 

Sejumlah anak muda tengah mengikuti FGD terkait pembahasan efisiensi anggaran daerah. (Istimewa)
Sejumlah anak muda tengah mengikuti FGD terkait pembahasan efisiensi anggaran daerah. (Istimewa)
0 Komentar

Menurut Zaky, Memiliki Gubernur seperti KDM (Kang Dedi Mulyadi) tentu menjadi keuntungan tersendiri, karena beliau menjadikan media sosial sebagai sarana efektif untuk mempublikasikan penyelenggaraan pemerintahannya.

“Oleh karena itu, saya berharap publikasi melalui media sosialnya tidak hanya berisi kegiatan karikatif atau seremonial semata, tapi juga mencakup hal-hal yang lebih substantif dan strategis,” ujarnya.

Misalnya, ungkap Zaky, rapat-rapat penentuan anggaran dan kegiatan, termasuk alokasi sekian miliar untuk suatu program dan sekian triliun untuk lainnya, sebaiknya disiarkan secara langsung di media sosial.

Baca Juga:Intensifkan Penertiban Perumahan, Pemkab Sumedang Akan Mintai Keterangan SBG dan Bumi Pasir Nanjung IndahAsosiasi Chef Indonesia Bagikan 1.000 Porsi Nasi Kebuli dan Bryni di Gerlong

“Dengan begitu, masyarakat dapat mengetahui perdebatan terkait penggunaan anggaran serta keberpihakan para pejabat dalam mengambil keputusan,” ungkapnya

“Langkah ini tidak hanya meningkatkan transparansi pemerintahan, tetapi juga mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan,” pungkas Zaky. (Bas)

0 Komentar