Pemerintah Kota Cimahi, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Kesehatan (Dinkes), akan menyiapkan posko gabungan dengan tenaga medis serta dukungan dari perangkat daerah lainnya.
“Sinergi ini bertujuan untuk mewujudkan mudik yang nyaman dan warga yang aman. Tahun lalu sekitar 52 persen warga Cimahi, yang mayoritas pendatang, melakukan mudik. Fokus kami adalah meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kriminalitas, terutama pencurian di rumah kosong,” ungkap Adithia.
Adithia menegaskan, potensi kerawanan saat arus mudik menjadi salah satu perhatian utama dalam rakor bersama Polres Cimahi.
Baca Juga:Disbudpora Ciamis Ingin Adopsi Pengelolaan Si Jalak Harupat untuk Stadion GaluhSatu Anggota Geng Motor Pembunuh Jukir di Cimaung Diringkus Polisi
“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengamankan lingkungan masing-masing, jangan sampai terjadi aksi pencurian,” tegasnya.
Adithia juga mengungkapkan, kondisi infrastruktur jalan di Kota Cimahi saat ini sudah cukup baik, dengan tingkat kemantapan mencapai sekitar 98 persen.
Namun, ia tetap menekankan pentingnya pengaturan arus lalu lintas yang menjadi tanggung jawab Dishub.
“Sebelumnya, beberapa ruas jalan sempat terdampak bencana hidrometeorologi, seperti di Jalan Mahar Martanegara yang mengalami kerusakan di bagian ujung jalan menuju jalur utama. Namun, hari ini perbaikan sudah dilakukan dengan penambalan jalan yang berlubang,” tandasnya. (Mong)
