Tim SAR Evakuasi Warga Terdampak Banjir Luapan Sungai Cimande

Tim Rescue Kantor SAR Bandung saat melakukan evakuasi warga terdampak banjir luapan Sungai Cmande, untuk diungsikan ke tempat aman wilayah Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.
Tim Rescue Kantor SAR Bandung saat melakukan evakuasi warga terdampak banjir luapan Sungai Cmande, untuk diungsikan ke tempat aman wilayah Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Banjir yang disebabkan oleh luapan Sungai Cimande melanda empat desa di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Warga terpaksa dievakuasi karena debit air yang terus meningkat, bahkan mencapai ketinggian dua meter.

Adapun desa yang terdampak adalah Desa Cihanjuang, Sindangpakuon, Sindanggalih, dan Sukadana.

Baca Juga:Viral! Petugas Patwal di Puncak Pepet Pengendara Motor hingga TerjatuhRazia di Bulan Ramadan, Satpol PP Kota Bogor Segel THM Nakal dan Amankan Ratusan Miras

Humas Basarnas Kantor SAR Bandung, Seni Wulandari mengatakan, pihaknya telah mengerahkan anggota serta peralatan untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir.

“Tim Rescue Kantor SAR Bandung, diterjunkan untuk melaksanakan evakuasi terhadap warga terdampak banjir,” katanya, Sabtu (15/3).

Seni menerangkan, proses evakuasi menggunakan perahu karet, khususnya ke titik yang berdekatan dengan Sungai Cimande, tepatnya di Wilayah Desa Sindangpakuwon, Kecamatan Cimanggung.

“Banjir diakibatkan luapan Sungai Cimande akibat hujan dengan intensitas tinggi di wilayah tersebut,” terangnya.

Dijelaskan Seni, mengenai banjir dampak luapan Sungai Cimande itu, ketinggian airnya bervariasi, paling tinggi mencapai dua meter.

“Adapun warga yang dievakuasi oleh Tim Rescue Kantor SAR Bandung sementara ini, yaitu tiga anak-anak, satu lansia dan satu remaja,” jelasnya.

“Warga kemudian dievakuasi ke tempat yang aman. Sekitar pukul 18.00 WIB air sudah mulai surut, dan Tim Rescue Kantor SAR Bandung kembali ke Mako untuk melaksanakan siaga,” pungkas Seni. (Bas)

0 Komentar