Kenapa Harus Khatam Quran di Bulan Ramadhan? Ternyata Banyak Keutamaannya

Ilustrasi mengejar Khatam Quran selama bulan Ramadhan
Ilustrasi mengejar Khatam Quran selama bulan Ramadhan
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Banyak orang mengejar khatam quran selama bulan Ramadhan. Mereka memperbanyak tadarus dan hafalan agar bisa mengejar khatam atau selesai membacar Alquran sebelum Ramadhan berakhir.

Ternyata khataman Quran di bulan Ramadhan memiliki keutamaan yang luar biasa, sehingga tidak sedikit yang rela menghabiskan waktu berjam-jam demi membaca, memahami dan menghafalkan Quran selama bulan Ramadhan.

Menurut tulisan Ustadz Raehanul Bahraen yang diunggah di laman Islam.or.id, beliau menjelaskan beberapa keutamaan mengkhatamkan Quran di bulan Ramadhan.

Baca Juga:Masih Ada Kesempatan, Ini Jadwal dan Cara Tukar Uang Baru 2025 Untuk Periode 3 dan 4Ramadhan Anti Bosan, Ikut Link Tes Ujian Anti Gabut Maret 2025 Bikin Puasa Makin Seru

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia dan banyak berkahnya. Setiap muslim pasti sering mendengar bahwa bulan Ramadhan adalah bulannya Al-Quran. Karena memang sangat banyak sekali dalil yang menunjukkan hal ini.” tulisnya.

Allah Ta’ala berfirman,

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْءَانُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ

(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil)” QS. (Al Baqarah : 185)

Sedangkan keutamaan membaca Al-Quran sangat banyak dijelaskan, salah satunya adalah Sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wa salam,

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُولُ الم حرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.” ( HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6469)

Begitu juga Sabda beliau,

مَنْ قَرَأَ بِمِائَةِ آيَةٍ فِى لَيْلَةٍ كُتِبَ لَهُ قُنُوتُ لَيْلَةٍ

Siapa yang membaca 100 ayat pada suatu malam dituliskan baginya pahala shalat sepanjang malam.” ( HR. Ahmad dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6468)

Hal Ini dicontohkan langsung oleh Nabi Shallallahu alaihi wa salam. Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu,

أن جبريل كان يعْرضُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْقُرْآنَ كُلَّ عَامٍ مَرَّةً ، فَعرضَ عَلَيْهِ مَرَّتَيْنِ فِي الْعَامِ الَّذِي قُبِضَ فيه

Dahulu Jibril mendatangi dan mengajarkan Al-Qur’an kepada Nabi shalallahu alaihi wa sallam setiap tahun sekali (pada bulan ramadhan). Pada tahun wafatnya Rasulullah shalallahu alaihi wasallam Jibril mendatangi dan mengajarkan Al-Qur’an kepada beliau sebanyak dua kali (untuk mengokohkan dan memantapkannya)” ( HR. Bukhari no. 4614)

0 Komentar