Sayur Lompong Batang Daun Talas Makanan Khas Ramadan di Garut Selatan

Jenis makanan ini terbilang langka dan masih jarang otang yang tahu. Namun di masyarakat Sunda Sayur Lompong sudah sangat terkenal.
Jenis makanan ini terbilang langka dan masih jarang otang yang tahu. Namun di masyarakat Sunda Sayur Lompong sudah sangat terkenal.
0 Komentar

Sebagai orang yang lahir dan dibesarkan di desa, tepatnya di desa sukawangi kabupaten Garut , Kp.Jabeng, Jawa Barat, sejak kecil saya terbiasa dengan kuliner tradisional yang rasanya tiada duanya.

Makanan tradisional yang menjadi favorit saya yaitu sayur lompong, yang biasa disebut dengan sayur pohon talas. Tidak semua orang menyukai kuliner yang satu ini, karena jika tidak bisa memilih jenis talas yang tepat, maka lompong yang dimasak akan terasa tidak enak dan menimbulkan rasa gatal di lidah dan tenggorokan.

Dahulu, lompong sering menjadi pilihan makanan bagi keluarga petani karena ketersediaannya yang melimpah dan mudah diolah.

Baca Juga:THR Harus Dibagikan Paling Cepat Tiga Minggu Sebelum LebaranTB Hasanuddin Sentil Kenaikan Pangkat Mayor Teddy ke Letkol

Lompong dari daun talas yang merupakan salah satu bahan makanan yang kaya akan kandungan nutrisi di dalamnya. Dalam 145 gram daun talas, ada beberapa kandungan nutrisi di dalamnya, seperti 6 gram karbohidrat, 4 gram protein, 3 gram serat, dan kurang dari 1 gram lemak.

Selain itu, daun talas juga mengandung nutrisi lainnya, seperti vitamin A, C, folat, dan mineral. Contohnya, zat besi, fosfor, magnesium, potasium, dan kalsium.

Nah, begitu banyaknya kandungan nutrisi di dalamnya membuat tanaman ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Cara Mengolah Daun Talas Sayur Lompong

Jika tidak diolah dengan benar, getah lompong bisa menyebabkan rasa gatal hingga pedih di dalam mulut. Berikut tips memasak Lompong khas kp.Jabeng.

  1. Pilih lah daun talas yang batang nya bercorak, sudah terbukti bahwa daun talas yang memiliki corak di bagian batang nya ini tidak akan gatal, serta protein nya juga banyak.
  2. Kupas kulit batang daun talas karena umumnya getah terletak paling banyak pada kulit terluar batang.
  3. Potong-potong batang daun talas kemudian cuci bersih dengan air. Tambahkan 1-2 sdm garam ke dalam wadah batang talas yang sudah ditiriskan.
  4. Rebus selama 15 menit, Setelah itu, bisa mulai mengolah lompong menjadi tumis dengan resep biasa. Gunakan bumbu dapur seperti bawang putih ,bawang merah, ketumbar , kunyit, kencur, garam, penyedap dan Gula aren.
  5. Tuang santan, cabai rawit utuh dan batang talas, aduk rata. Masukkan garam, gula, lada bubuk, dan kaldu bubuk secukupnya. Tes rasa, jika sudah sedap, angkat. Sayur Lompong siap disantap. (ayu/yan)
0 Komentar