Antisipasi Kebakaran di Bulan Ramadan, Diskar PB Imbau Masyarakat Lakukan Hal ini

Foto ilutrasi : Sahur kerap jadi waktu terjadinya kebakaran di bulan Ramadhan, Diskar PB Kota Bandung himbau masyarakat lakukan pengecekan kompor selepas kegiatan memasak (Jabarekspres)
Foto ilutrasi : Sahur kerap jadi waktu terjadinya kebakaran di bulan Ramadhan, Diskar PB Kota Bandung himbau masyarakat lakukan pengecekan kompor selepas kegiatan memasak (Jabarekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung mengungkapkan bahwa waktu sahur seringkali menjadi momen terjadinya kebakaran selama bulan suci Ramadan.

Kepala Diskar PB Kota Bandung, Gun Gun Sumaryana, meminta agar masyarakat Kota Bandung lebih berhati-hati dan memastikan alat masak dimatikan dengan baik setelah berbuka maupun sahur di bulan Ramadan.

“Sekarang dengan aktivitas sahur, saya minta betul-betul dipastikan. Jangan sampai ketiduran sebelum memastikan alat masak sudah benar-benar mati. Ini harus dicek dan dipastikan lagi,” ujar Gun Gun, Selasa (4/3).

Baca Juga:Perkuat Pasokan Gas Domestik, PGN Datangkan LNG dari Berau Kalimantan TimurKebutuhan Pokok Diperkirakan Naik Tajam di Maret, Ini Penyebabnya

“Jangan sampai alat masaknya masih menyala dan terlewat. Kadang-kadang, orang bisa lupa saat berangkat terawih, atau saat sahur,” tambahnya.

“Semoga ini menjadi perhatian kita semua, terutama masyarakat Kota Bandung selama Ramadan, karena kebakaran sering terjadi akibat kelalaian tersebut,” imbuh Gun Gun.

Dia juga memastikan bahwa personel Diskar PB siap siaga selama 24 jam. Oleh karena itu, Gun Gun mengimbau agar masyarakat lebih peka terhadap potensi bahaya yang bisa menyebabkan bencana.

“Personel kami siap siaga 24 jam. Ketika ada kejadian darurat, Diskar PB akan segera turun untuk menangani,” pungkasnya. (Dam)

0 Komentar