Warga Kecamatan Ngamprah, Lani (22), mengaku sengaja datang ke Underpas hanya untuk ngabuburit sekaligus mencari takjil. Sejak di kawasan itu terdapat lintasan Kereta Cepat, ia memang sering datang ke lokasi itu.
“Di atasnya kan lintasan kereta cepat tuh, kadang suka keliatan keretanya. Sambil ngabuburit aja sama nyari takjil,” katanya.
Kendati demikian, membludaknya pengunjung membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi tersebut tersendat. Kemacetan mengular dari arah Kantor Pemkab Bandung Barat hingga Underpas.
Baca Juga:Sempat Dinyatakan Hilang, Korban Banjir Bandang di Puncak Ditemukan Meninggal DuniaPengamat Sebut Pemerintah Gencar Kentaskan Kemiskinan, Tapi Faktor Akses dan Transportasi Diabaikan
Hal itu disebabkan karena sebagian bahu jalan selain digunakan untuk parkir warga yang berburu takjil, kendaraan truk bermuatan sayuran pun parkir tepat di bawah Underpas. Kondisi ini juga makin memperparah arus kendaraan. (Wit)
