Posisi terakhir diduduki pasangan calon independen Panji Tirtayasa-Kusna Sunardi hanya memperoleh 22. 915 suara atau 2,95 persen.
Pada Pilkada 2018 dimenangkan pasangan Aa Umbara-Hengki Kurniawan dengan mengantongi 420.137 suara.
Meski Aa Umbara mundur dari PDI Perjuangan dan berlabuh ke Partai NasDem jelang Pilkada 2018. Tetap saja orang menyebut Aa Umbara tak bisa dilepaskan dari partai berlambang banteng gemuk dalam lingkaran.
Pasalnya, Aa Umbara merupakan salah satu kader PDI Perjuangan yang selama 2 periode menjadi Ketua DPRD KBB.
Baca Juga:Perubahan Anggaran Penyesuaian Visi Misi Wali Kota Terpilih Dilaksanakan MaretImbas Miras Oplosan Telan Korban, Pemkot Bogor Bakal Gelar Razia Besar-besaran
Aa Umbara – Hengki Kurniawan diusung Demokrat, PAN, PKS, PKPI, dan NasDem.
Pasangan politisi dan selebriti ini mengalahkan paslon Doddy Imron Cholid-Pupu Sari Rohayati. Pasangan yang diusung Golkar, Hanura dan Gerindra itu hanya meraih 250.627 suara.
Sementara paslon Elin Suharliah-Maman Sulaeman Sunjaya berada di urutan tiga dengan meriah 194.936 suara. Paslon tersebut diusung PDI Perjuangan, PPP, dan PKB.
Di tengah perjalanan Hengki Kurniawan yang menggantikan Aa Umbara sebagai Bupati Bandung Barat, akhirnya berlabuh ke PDI Perjuangan.
Hengki Kurniawan kemudian berpasangan dengan Ade Sudrajat yang berasal dari Partai NasDem di Pilkada 2024.
Kini, untuk pertama kalinya KBB dipimpin bukan dari PDI Perjuangan atau yang sama sekali belum pernah bergabung dengan partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri tersebut.
Jeje Ritchie Ismail selain berlatar belakang artis, juga politisi PAN. Sementara Asep Ismail merupakan pejabat karir di lingkungan Kementerian Agama yang belum pernah bergabung dengan partai politik.
Harapan masyarakat Bandung Barat kini diletakan pada keduanya. Apakah Jeje yang merupakan adik ipar Raffi Ahmad ini bisa membawa perubahan yang lebih baik. Atau sebaliknya malah membawa kemunduran.
Baca Juga:PGN Tingkatkan Ketahanan Energi dengan BCMS untuk Mitigasi Risiko IndustriCek Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun, Warga Kabupaten Bogor Ngaku Senang Karena Ini
Belum lama ini, tokoh pemekaran Bandung Barat juga berharap Jeje dan Asep membuka lebar keran komunikasi bagi publik.
Itu dilakukan agar arah pembangunan ke depan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Siapapun pemimpinnya, saya berharap Bandung Barat menjadi lebih baik, tapi kami juga mengharapkan pasangan Berjamaah ini dapat menampung seluas-luasnya masukan warga Bandung Barat tentang arah pembangunan,” singkat Ketua Komite Pemekaran Kabupaten Bandung Barat (KPKBB), H Zaenal Abidin. (Wit).
