Pelaku Clandestine Lab Narkotika Berada di Pemukiman Padat Penduduk, Polres Bogor Ungkap Alasannya!

Polisi menyita narkoba (ILUSTRASI). (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)
Polisi menyita narkoba (ILUSTRASI). (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Polres Bogor menjelaskan, terkait adanya aktivitas clandestine laboratory narkotika acap kali ditemukan pada perumahan elit.

Clandestine lab narkotika adalah laboratorium tersembunyi, untuk meracik barang haram tersebut.

Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro menilai, para pelaku calndestine lab menjadikan pertimbangan perumahan elit karena lingkungan yang kerap acuh tak acuh.

Baca Juga:Ketersediaan Pangan Jelang Ramadan, DKPP Kota Bandung: Stok Aman, Harga Naik 20 PersenAHY Inginkan Kantor DPD Partai Demokrat yang akan Dibangun Jadi Rumah Rakyat

“Pertimbangan mungkin karena perumahan elit itu kan, tetangga kanan tetangga kiri acuh dan tak acuh, tidak mau bersosialisasi satu sama lain,” kata Rio saat ditemui di Mapolres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (8/2).

Menurutnya, pengungkapan pabrik narkotika pada pemukiman padat penduduk maupun kawasan perumahan elit sudah terjadi dua kali di bumi tegar beriman.

“Kita sudah dua kali, bahkan (ada) di tempat-tempat lain seperti di malang, di bali, itu semua di pemukiman padat penduduk kita bisa liat diberita,” ungkap dia.

Oleh karena itu, dia mengimbau kepada masyarakat untuk saling menjaga satu sama lain dari penggunaan narkotika maupun aktivitas pembuatan barang ilegal tersebut.

Rio menambahkan, apabila terdapat aktivitas mencurigakan agar segera melaporkan kepada pihak yang berwenang seperti RT, RW, hingga kepolisian untuk memeriksa lebih lanjut.

“Apabila ada orang asing yang masuk, tidak berbaur silakan diteliti bersama RT/RW, dan apabila ada barang-barang mencurigakan misalkan tengah malam aktivitas tolong lapor kepada kami, bhabinkamtibmas maupun babinsa,” jelas dia.

“Sehingga kita bisa ngecek apa yang dilakukan oleh rumah tersebut,” pungkasnya.

Baca Juga:Akhirnya 194 Siswa SMA 1 Cileunyi Bandung Bisa Ikut SNBP setelah Proses Finalisasi PDSS SelesaiUpdate Polemik Kebun Binatang Bandung, 2 Pimpinan Yayasan Margasatwa Resmi Ajukan Praperadilan!

Sebagai informasi, pada Rabu (5/2) pihak Polres Bogor bersama Polda Jabar dan Mabes Polri berhasil mengungkapkan clandestine lab narkotika terbesar di wilayah Jawa Barat tahun ini. Lab tersebut berada di kawasan perumahan elit sentul.

Pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti tembakau sintetis seberat 1 Ton jika dirupiahkan menjadi Rp 350 miliar.

0 Komentar