TPST Tegallega: Dari Sampah Kota Menjadi Energi Ramah Lingkungan

Pekerja mengolah sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Tegallega, Kota Bandung, Senin (3/2). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
Pekerja mengolah sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Tegallega, Kota Bandung, Senin (3/2). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

Di tengah meningkatnya volume sampah di Kota Bandung, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Tegallega hadir sebagai solusi inovatif.

Muhamad Nizar, Jabar Ekspres.

Fasilitas ini kini mampu mengolah hingga 25 ton sampah setiap hari, mengubahnya menjadi Refuse Derived Fuel (RDF), bahan bakar alternatif yang digunakan oleh industri semen.

Dengan teknologi modern, TPST ini tak hanya mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti tetapi juga membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Baca Juga:Wakil Ketua DPRD Ono Surono Dorong Penambahan Anggaran BOMU untuk Tuntaskan Penahanan IjazahPria Bertato di Bogor Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal, Polisi Janji Usut Tuntas

Semua dimulai dari mesin Turbo Separator, yang bertugas memilah sampah organik dan anorganik. Ini adalah langkah awal yang menentukan efektivitas proses berikutnya.

Setelah pemilahan, sampah yang telah dipisahkan masuk ke mesin Screw Conveyor Feeder, yang berfungsi menyalurkan material ke tahap pencacahan.

Untuk sampah anorganik, mesin Crusher mengambil alih tugas. Sampah dihancurkan hingga ukurannya lebih kecil agar lebih mudah diolah.

Setelah itu, material yang masih perlu pengecilan lebih lanjut masuk ke Fine Crusher, yang menghasilkan potongan di bawah 5 cm sebelum akhirnya dibentuk menjadi bola-bola RDF di mesin Ball Press.

Adapun sampah organik mengalami proses berbeda. Material seperti daun dan sisa tanaman melewati Mesin Pencacah Halus, yang menghancurkannya menjadi potongan kecil. Setelah itu, sampah organik dikeringkan di Rotary Dryer.

Limbah yang dulunya dianggap tak berguna kini menjadi sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan. Ini adalah langkah besar dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

Keberhasilan TPST Tegallega tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga kesadaran masyarakat. Pemilahan sampah sejak dari rumah bisa menjadi langkah kecil dengan dampak besar bagi lingkungan.

0 Komentar