Tunggakan Kecil, Penahanan Ijazah Tak Hebohkan SMA Taruna Bakti

Siswa SMA berjalan di depan sekolah Taruna Bakti di Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Jum'at (31/1). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspes
Siswa SMA berjalan di depan sekolah Taruna Bakti di Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Jum'at (31/1). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspes
0 Komentar

JABAR EKSPRES  – Gejolak penahanan ijazah tampaknya tidak begitu heboh di SMA Taruna Bakti Kota Bandung. Siswa yang nunggak pembiayaan ketika lulus cenderung kecil di sekolah yang ada di Jalan L.L.R.E Martadinata itu.

Kepala SMA Taruna Bakti Asep Gunawan mengungkapkan, pihaknya juga memonitor langsung mengenai gejolak penahanan ijazah itu. Termasuk surat imbauan dari Dinas Pendidikan Jabar.

Karena memang dirinya juga tergabung dalam Forum Kepala Sekolah SMA Swasta (FKSS). Tetapi ia menegaskan bahwa gejolak itu tidak begitu heboh di sekolahnya.

Baca Juga:Tunggakan Siswa SMK Swasta 1 dan 2 Pasundan Banjar Capai Rp861 JutaTaylor Swift akan Jadi Presenter di Grammy Awards 2025 dan Berpeluang Raih Beberapa Penghargaan

Asep menerangkan, jumlah siswa yang sampai menunggak pembiayaan ketika lulus cenderung sedikit. “Di bilang ada ya ada, tapi sedikit. Bisa di bawah 10. Itu pun tidak setiap tahun,” jelasnya, Jumat (31/1).

Asep melanjutkan, sekolahnya merupakan termasuk sekolah dari sedikit sekolah yang tidak mendapat kucuran bantuan hibah dari pemerintah provinsi ataupun pusat. Sehingga dalam operasional penyelenggaraan pendidikan mengandalkan biaya dari wali murid.

Bersyukurnya, para wali murid di Taruna Bakti cenderung menuntaskan kewajibannya terkait pembiayaan. Sehingga tidak banyak siswa yang menunggak pembiayaan sehingga harus menahan ijazah.

Terkait rencana Pemprov Jabar ikut mengcover tunggakan siswa, pihaknya juga masih mendalami kebijakan itu. Karena hal itu juga masih dalam bentuk rencana. “Kalau dari kami juga tentu menunggu arahan yayasan juga,” jelasnya.

SMA Taruna Bakti sendiri memang sekolah yang cukup ternama di Kota Bandung. Meski dikenal sekolah berbiaya tidak sedikit, tapi pendaftaran peserta didik baru yang dibuka selalu sold out lebih awal.(son).

0 Komentar