“Untuk hal-hal yang baru saya ikuti Mas Azis sebagai motor Jamrud,” pungkasnya.
Harapan Para Jammers
Bagi para penggemarnya, yang akrab disapa Jammers, Jamrud memiliki tempat tersendiri dalam dunia musik Indonesia. Agus Agil (51), salah satu Jammers, mengungkapkan Jamrud adalah band yang berhasil mengisi ruang di era milenium, ketika musik indie sedang digandrungi anak muda.
“Jamrud sukses dengan warna musik rock hingga saat ini. Dengan lirik dan suara khas dari Krisyanto (vokalis), band yang kini digawangi Azis MS (gitaris), Ricky Teddy (bassist), Danny Rachman (drummer), dan Mochamad Irwan (gitaris 2) tetap konsisten memberikan warna di belantika musik tanah air,” ujarnya.
Baca Juga:Rangga dan Dimas Putus Sekolah, Dinsos Banjar Gerak CepatTidak Ada Anggaran, Jalan Rusak Parah di Wangunharja Lembang Tak Bisa Diperbaiki
Sementara itu, Asep Bedzo (49), warga Cimahi yang menggemari Jamrud sejak remaja, mengenang bagaimana lagu-lagu band ini menemani perjalanan hidupnya.
“Liriknya saya pisan! Sejak remaja saya mengikuti Jamrud karena liriknya nyeleneh juga musiknya sangat cadas,” ujar Bedzo.
Ia bahkan mengaku pernah menggoda wanita dengan lagu-lagu Jamrud, dan rela bepergian ke luar kota demi menonton konsernya.
“Dulu sempet cinta-cintaan sama perempuan lewat lagu Jamrud, bahkan saya rela merogoh kocek buat keluar kota sama teman-teman sesama fans Jamrud untuk nonton konsernya,” tuturnya.
Sebagai penggemar setia, Bedzo berharap Jamrud tetap eksis di industri musik Indonesia dan mempertahankan ciri khasnya.
“Saya ingin tetap Jamrud eksis terus dan tetap menggelora dengan musik kerasnya,” pungkasnya. (Mong)
