JABAR EKSPRES – Sepanjang 2024 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) catatkan fee yang dikantonginya mencapai Rp1,6 triliun dari total transaksi AgenBRILink.
“Dari total transaksi AgenBRILink sebesar Rp1.583 triliun pada tahun 2024, AgenBRILink bisa mendapatkan 2 sampai 3 kali lipat dari fee yang diterima BRI. Hal tersebut merupakan bentuk sharing economy yang nyata bagi masyarakat,” kata Direktur Utama BRI Sunarso dalam keterangannya di Jakarta, Senin (13/1/2025).
AgenBRILink tersebut tersebar di berbagai warung dan toko kelontong, menurut perseroan, BRI berupaya untuk terus mengakselerasi inklusi keuangan di Indonesia.
Baca Juga:Tampil Konsisten di Newcastle, Alexander Isak Diperebutkan Dua Klub BesarKeluhan Soal Coretax, Direktorat Jenderal Pajak: Sistem Terus Diperbaiki
Selain itu, untuk memperluas dan mempermudah akses layanan perbankan, Sunarso menyebutkan bahwa AgenBRILink dimaksudkan untuk memastikan terjadinya sharing economy yang berarti pertumbuhan ekonomi secara inklusif yang melibatkan partisipasi masyarakat sebanyak-banyaknya.
Hadirnya AgenBRILink ini memungkinkan masyarakat untuk melakukan transaksi seperti traik tunai, transfer hingga pembayaran tagihan secara efisien.
