Program 3 Juta Rumah, Menteri PKP Pede Investasi Luar Negeri Melonjak

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Tengah) bersama Bey Machmudin PJ Gubernur Jawa Barat (Kiri) dan Ketua Umum Realestat Indonesia (REI), Joko Suranto (kanan) mengunjungi Perumahan Buana Cicalengka Raya, Desa Hegarmanah, Kabupaten Bandung, Minggu (29/12). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Tengah) bersama Bey Machmudin PJ Gubernur Jawa Barat (Kiri) dan Ketua Umum Realestat Indonesia (REI), Joko Suranto (kanan) mengunjungi Perumahan Buana Cicalengka Raya, Desa Hegarmanah, Kabupaten Bandung, Minggu (29/12). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Terkait program 3 juta rumah yang dicanangkan Pemerintahan Presiden Prabowo, Menteri Perumahana dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruar Sirait mengatakan keyakinannya bahwa investasi dari Luar Negeri (LN) di bidang perumahaan tinggi.

Menurutnya, hal ini berkat adanya kredibilitas dari Presiden Prabowo di kancah Internasional.

Maruar mengatakan tingginya minat investasi bagi Indonesia bagi investor-investor luar negeri untuk bidang perumahan bisa dicapai berkat kolaborasi Satgas Perumahan dan Kementerian PKP yang berupaya keras menggaet investor terlibat dalam pemenuhan program prioritas 3 juta hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Baca Juga:Endrick Gagal Cetak Gol, Ancelotti Blak-Blakan Bela Sang PemainCegah Penyelundupan, Bea Cukai Perketat Pengawasan Barang-Barang Tertentu

“Kemudian, Pak Rosan (Menteri Investasi dan Hirilisasi) juga beberapa waktu lalu melaporkan ke Presiden begitu banyak investor masuk ke Indonesia dan target yang biasanya lebih panjang, bisa dipercepat beliau,” lanjutnya.

0 Komentar