Inayah Korban Kekerasan Opang Cimekar Jalani Operasi, Polresta Bandung Beri Bantuan

Wakapolresta Bandung, AKBP Hidayat bersama perwakilan Ojol memberikan bantuan kepada kedua orang tua Inayah saat menjenguk korban di RS Al Islam Bandung. Foto Istimewa
Wakapolresta Bandung, AKBP Hidayat bersama perwakilan Ojol memberikan bantuan kepada kedua orang tua Inayah saat menjenguk korban di RS Al Islam Bandung. Foto Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Inayah (19) seorang penumpang ojek online (ojol) yang menjadi korban dari kekerasan ojek pangkalan (opang) di Cimekar, Cibiru Hilir, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung saat ini masih menjalani perawatan.

Mahasiswi UIN Sunan Gunung Djati itu masih terbaring di Rumah Sakit Al Islam Kota Bandung. Inayah menjadi korban paling parah karena ditarik pelaku hingga terjatuh. Ia pun mengalami luka serius di bagian kepala dan wajah.

Luka cukup parah di bagian kepala dan wajah itu pun membuat Inayah harus menjalani operasi. Hal itu terungkap saat Wakapolresta Bandung, AKBP Hidayat menjenguknya di rumah sakit.

Baca Juga:Perketat Pengawasan, 8 Bus di Terminal Cicaheum Tak Lolos Uji KelayakanTerpusat di Jawa, Program Mudik Gratis Nataru 2025 Dinilai Kurang Tepat

“Iya jadi saat kemarin ke RS Al Islam untuk menemui Inayah. Cuman saat itu sedang pelaksanaan operasi. Belum keluar kamar operasi,” katanya, Sabtu (28/12).

Hidayat menjelaskan, terkait pembiayaan untuk Inayah, pihaknya saat ini masih berupaya mengatur koordinasi khususnya masalah asuransi.

“Jadi bukan berarti korban sangat kekurangan biaya. Cuman saat ini kita masih komunikasikan dan masih kita dalami kasusnya. Karena kan luka yang dialami korban ini terbentur jalan atau bukan, nah ini yang kita masih dalami,” jelasnya.

Namun, Hidayat menyebut jika Polresta Bandung bersama beberapa perwakilan ojol tetap memberikan bantuan untuk meringankan beban keluarga korban yang saat ini tengah merawat bahkan harus menjalani operasi akibat kejadian tersebut.

“Ini kaitannya sehubungan dengan dari pihak rekan-rekan ojol dan juga dari pihak Polresta Bandung memberikan bentuk perhatian, empati kepada korban yaitu Inayah yang kemarin menjadi korban dari perbuatan pidana,” ucapnya.

Hidayat juga berharap agar kejadian ini tidak kembali terjadi. Ia berpesan agar semua pihak bisa saling menghargai pekerjaan masing-masing.

“Kami berharap tidak ada lagi kejadian-kejadian seperti ini, karena akan merugikan beberapa pihak yang memang tidak ada untungnya,” ujarnya.

Baca Juga:Pemenuhan Hunian MBR Tak Digarap Serius, Salah Satu Gedung di Kawasan Rusunawa Rancacili MangkrakLibur Nataru, Lonjakan Penumpang Terjadi di Terminal Cicaheum

Sementara itu, Maslani ayah dari Inayah mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Polresta Bandung yang telah bergerak cepat menangani kasus yang menimpa putrinya.

0 Komentar