Dinkes KBB Pastikan Berikan Pelayanan Maksimal Bagi Korban Terdampak Cairan Soda Api

Ilustrasi Petugas kesehatan baik dari Polri dan Dinkes KBB tengah memberikan pelayanan medis terhadap korban tumpahan cairan kimia di Padalarang. Dok Dinkes KBB
Ilustrasi Petugas kesehatan baik dari Polri dan Dinkes KBB tengah memberikan pelayanan medis terhadap korban tumpahan cairan kimia di Padalarang. Dok Dinkes KBB
0 Komentar

Selain kendaraan yang mengalami kerusakan, cairan mengandung soda api itu pun melukai pengendara sepeda motor.

“Memang bahan kimia itu sudah dalam keadaan bocor dari arah Purwakarta namun karena tidak ada hujan bahan kimia tidak terpencik kemana-mana. Tapi begitu arah Padalarang karena cuaca hujan bahan kimia itu akhirnya bercampur dengan air jadi terpencik ke masyarakat yang berkendara,” kata Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto belum lama ini.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya pun saat ini juga tengah melakukan pendataan kerugian materil para warga terdampak cairan kimia bocor. Seperti diketahui, ratusan kendaraan mengalami kerusakan akibat terciprat cairan kimia tersebut.

Baca Juga:PTUN Kabulkan Gugatan Rini Sartika atas Rotasi dan Mutasi Pejabat di Pemkab Bandung Barat!Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Pasar Cimindi akan Ditata Jadi Pusat Kain dan Destinasi Wisata

“Kedua kita melakukan penanganan terkait dengan kerugian secara material yang sampai saat ini kita masih melakukan pendataan ada sebanyak kurang lebih 150 lebih kendaraan roda dua maupun empat yang terdampak dari kebocoran limbah B3 ini,” katanya.

Ia menegaskan, saat ini pengemudi truk pengangkut cairan kimia tersebut sudah diamankan dan pihak perusahaan pun sudah dilakukan pemanggilan terkait insiden bocornya truk pembawa cairan kimia berjenis caustic soda liquid NaOH-48% (soda api) ini.

“Untuk sementara sopir sudah kita amankan dan pihak perusahaan sudah kita panggil dan sampai saat ini pihak perusahaan sudah melakukan pendataan terhadap korban yang mendapat kerugian secara material,” katanya.

“Kami pihak kepolisian hanya melakukan pendampingan karena kita berikan kesempatan kepada dua belah pihak untuk melakukan penyelesaian tentu dalam proses pemeriksaan pihak kepolisian melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap bahan kimia yang tercecer di jalan,” tambahnya. (Wit)

0 Komentar