JABAR EKSPRES – Jelang libur Natal dan Tahun Baru 2025 (Nataru), Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat (DBMPR Jabar) mengungkapkan kondisi kesiapan jalan saat ini.
Dalam pernyataannya, Kepala DBMPR Jabar Bambang Tirtoyuliono mengatakan, saat ini terdapat sekitar 53 persen dari total keseluruhan jalan miliki provinsi dilaporkan kondisinya telah melawati umur teknis.
“Artinya potensi terjadinya kerusakan seperti bolong-bolong dan lain sebagainya itu ada, karena hampir 53 persen jalan provinsi itu sudah melewati umur teknis,” ucapnya, Rabu (18/12).
Baca Juga:Jalankan Fungsi Legislasi, DPRD Kota Bogor Tetapkan Pembahasan 3 Raperda BaruKomisi II Minta Pemkot Bogor Optimalisasi Pendapatan Pajak
Utuk mengantisipasi potensi kerusakan jelang libur Nataru, Bambang akan menyiapkan sejumlah posko pemantau di beberapa titik atau ruas jalan yang berpotensi digunakan oleh pengendara.
Ia merencanakan 49 posko yang disediakan di sejumlah wilayah mulai dari Jabar bagian utara, tengah, hingga selatan.
“Bahkan di (Jabar) selatan itu akan kita tambah lagi dengan DRU (Disaster Relief Unit) atau alat-alat berat. Jadi selain posko (pemantauan), kita juga punya posko DRU,” katanya.
Maka dari itu, Bambang menuturkan jelang Nataru ini, pihaknya akan terus berupaya melakukan pengawasan melalui posko-posko yang akan disediakan.
“Kenapa harus ada posko?, jadi manakala ada terjadi lubang, nanti akan segera perbaiki atau ditutup karena buat pengguna jalan keselamatan itu menjadi penting,” pungkasnya.
Sebelumnya, Bambang memastikan bahwa kondisi kemantapan jalan yang menjadi tanggung jawab provinsi akan tuntas sebelum pelaksanaan libur Nataru.
Bahkan Bambang juga mengaku, hingga kini pihaknya masih terus berkonsentrasi pada proses perawatan dan perbaikan terhadap beberapa ruas jalan yang mengalami kerusakan.
Baca Juga:DLHK Kota Bandung Beberkan Skema Penanggulan Sampah di Malam Tahun BaruPetani Nagreg Ingin Kuota Pupuk Subsidi Tak Dibatasi
“Tahun sekarang sekitar 260 an KM (jalan milik provinsi) yang diperbaiki. Nah kemudian diluar yang itu, kita lakukan pemeliharaan rutin. Jadi lubang-lubang (jalan) yang ada saat ini, itu menjadi sebuah perhatian khusus bagi kami,” ucapnya berapa waktu lalu.(San)
