Selain itu, untuk alat kantor dan rumah tangga, target ditetapkan sebesar Rp125.000.000, namun realisasi yang dicapai hanya Rp45.860.000, atau 37 persen.
Selanjutnya, sisa bangunan tercatat sebesar Rp29.537.000, dan aset rusak berat mencapai Rp16.323.000. Terakhir, aset lainnya dari target Rp39.159.100 tidak ada realisasi, sehingga tercatat 0 persen. (ADV/CEP)
