Diduga Sebabkan Banjir di Desa Sindangpakuon, PT Yode Pratama Mandiri Diminta Tanggung Jawab

Ilustrasi: Sejumlah anak kecil tengah bermain di genangan air wilayah Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. (Jabar Ekspres)
Ilustrasi: Sejumlah anak kecil tengah bermain di genangan air wilayah Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. (Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pengembang perumahan PT Yode Pratama Mandiri diduga menjadi salah satu faktor terjadinya banjir di Dusun Cikalama RW 10, Desa Sindangpakuon, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Senin (2/12/2024) lalu.

Akibatnya, PT Yode Pratama Mandiri diminta untuk turut mengatasi persoalan banjir, sebab salah satu faktor terjadinya genangan air di pemukiman warga, diduga karena adanya aktivitas perumahan.

Perwakilan PT Yode Pratama Mandiri, Jonathan mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kewilayahan baik bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Sindangpakuon dan Pengurus RW 10, Jaenal Arifin.

Baca Juga:Diduga Oleng Saat Menyalip Kendaraan di Jalan Cadas Pangeran Sumedang, Angkot Hantam 2 Sepeda MotorUpaya Peningkatan Perekonomian Negara, Kemendag Dorong Perluasan Pasar Ekspor Lewat Perjanjian CEPA

Melalui informasi yang dihimpun Jabar Ekspes, lahan dengan luas sekira 2 hektare di wilayah Desa Sindangpakuon, sebelumnya berfungsi sebagai penampungan air terutama ketika musim hujan berlangsung.

Sejak PT Yode Pratama Mandiri yang merupakan pengembang dalam aktivitas pembangunan perumahan, lahan tersebut terdampak hingga tak dapat berfungsi seperti sebelumnya.

“Setelah musyawarah dan menampung sejumlah aspirasi, kami sepakat bahwa PT Yode harus segera melaksanakan penanganan banjir, dengan pembangunan saluran air,” ujarnya.

Jaenal memaparkan, pembangunan saluran air yang harus dilakukan PT Yode perlu dibuat dari area perumahan dengan alur menuju ke Sungai Cimande.

0 Komentar