“Kami akan adakan dua kali di Desember, yaitu pada tanggal 10 di Cimahi Techno Park dan Kamis terakhir pada 26 Desember, meski ada potensi penyesuaian karena cuti bersama,” jelasnya.
Menurut Indra, kondisi harga kepokmas di Cimahi saat ini masih dalam tahap pemulihan setelah deflasi yang cukup signifikan pada Agustus-September 2024. Bahkan, Cimahi sempat menjadi salah satu dari tiga kota di Jawa Barat dengan deflasi terdalam, mencapai minus 3 persen.
“Di Oktober ada kenaikan, tapi itu bukan kenaikan harga melainkan pemulihan dari deflasi sebelumnya. Harga-harga yang turun kini kembali ke angka normal,” jelasnya.
Baca Juga:APK Masih Marak di Hari Tenang, Bawaslu: Kewenangan KPUTorehkan Prestasi, SMK Muhammadiyah 1 Cileungsi Raih Juara Kompetisi Bahasa Inggris se Kabupaten Bogor
Indra menegaskan, hingga saat ini stok barang tetap aman tanpa ada gejolak berarti.
“Yang penting barang tersedia. Kami juga terus memantau melalui aplikasi terkait kenaikan harga. Jika terlihat ada kelangkaan, kami siap bekerja sama dengan pemasok atau petani untuk memastikan stabilitas harga,” pungkasnya. (Mong)
