JABAR EKSPRES – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid akan pertimbangkan untuk gaet gamers ataupun asosiasi game dalam upaya memberantas judi online di Indonesia.
Meutya mengatakan ini merupakan masukan yang baik, kolaborasi dengan para gamers dan asosiasi gim karena memang banyak juga aplikasi judol ini yang masuk melalui games.
Maka, dengan menggaet gamers dan asosiasi gim menjadi hal penting untuk memberikan literasi kepada masyarakat supaya bisa mengetahui bedanya gim online yang bersifat hiburan dan edukasi dengan judi online.
Baca Juga:Kolaborasi dengan Swasta, Strategi Haru Dhani Bangun Pemerataan Sekolah di BandungPernah Raih Grand Prize Mobil, Percayakan BRI sebagai Tempat Menyimpan Uang yang Aman
Sejak 20 Oktober-18 November 2024, pemerintah telah melakukan pemblokiran sebanyak 315.425 konten judi online.
Portal tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk melaporkan judol namun bisa melaporkan penyalagunaan nomor seluler untuk penipuan dan Cekrekening.id untuk melaporkan rekening bank atau e-wallet yang diduga terlibat tindak pindana.
