JABAR EKSPRES – Pada Januari 2025 nanti, Pemerintah Indonesia akan mulai melaksanakan Progam Makan Gizi Gratis (MBG) yang akan diimplementasikan kepada seluruh siswa sekolah dasar maupun menengah.
Namun sebelum diimplementasikan, Badan Pangan Nasional atau Bapanas memberi catatan dan syarat penting khususnya bagi para penyedia pangan yang ingin berkontribusi dalam progam pemberian asupan gizi secara gratis yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto terebut.
“Itu merupakan hal penting agar tidak terjadi gejolak harga, atau faktor iklim dan cuaca yang tidak memungkinkan dapat tersalurnya pangan. Sehingga ini sangat penting karena ini akan berlangsung secara reguler,” ucapnya
Baca Juga:Silang Pendapat Warga Gedebage Soal Efektivitas Kolam Retensi6 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga awas, Apa Saja?
Maka dari itu, agar nantinya program yang kini menjadi prioritas bagi pemerintah ini dapat berjalan sukses, Nita menuturkan bahwa Bapanas akan terus berkolaborasi khusunya bersama dinas yang menangani masalah pangan di seluruh wilayah Indonesia.
“Masalah ini (ketentuan penyedia pangan) bisa diantisipasi lebih awal agar penyaluran program ini dapat berjalan lancar. Dan tentunya kami bapanas bersama seluruh stakeholder termasuk organisasi perangkat daerah (OPD) yang menangani pangan di seluruh Indonesia siap berkolaborasi dan mensukseskan progam (MBG) ini,” pungkasnya.
