Adapun bandara yang buka antara lain Bandara Gewayantana Larantuka, Wunopito Lewoleba, Tambolaka, serta Waingapu. Sedangkan bandara yang tutup di antaranya Bandara Internasional Komodo, Fransiskus Xavierus Seda, H. Hasan Ende, Soa, serta Bandara Frans Sales Lega.
Mengatasi kondisi tersebut, selain dengan angkutan laut, pembahasan alternatif lainnya, seperti penambahan frekuensi penerbangan di bandara terdekat yang tidak terdampak, sedang dilakukan.
“Jika hingga Senin (11/11) penerbangan dari Labuan Bajo belum bisa dilakukan, terbuka kemungkinan untuk kembali melakukan penyesuaian rute KM Egon. Jadis etelah tiba di Lembar, kapal tersebut kembali lagi ke Labuan Bajo,” pungkas Budi.
