“Emang disini kan rumah warga deketan sama sungai, jadi pas air naik langsung arusnya deres bahkan bawa lumpur juga,” kata Anin.
Meski air mulai surut, Anin mengungkapkan bahwa hingga siang hari, bantuan logistik masih belum tiba.
Warga setempat hanya mendapatkan peralatan untuk membersihkan rumah, seperti pompa sedot dan alat untuk menarik material sampah yang terbawa arus.
Baca Juga:Bawaslu KBB Terima Laporan Dugaan Kampanye Gilang Dirga di Lembang500 KK Terdampak Akibat Banjir di Desa Banjaran Wetan
“Peralatan untuk membersihkan rumah sudah disediakan, tapi bantuan makanan, perlengkapan istirahat, dan perlengkapan bayi masih sangat dibutuhkan,” lanjutnya.
Selain itu, Anin juga menyoroti kesulitan untuk mendirikan tenda darurat di Kampung Muara karena rumah-rumah warga berada di dalam gang yang sempit.
“Kalau dapur umum mungkin bisa di sini, tapi untuk pakaian, sekarang kita cuma pakai yang ini aja karena semuanya kebasahan,” pungkasnya.
