Jabar Ekspres – Jajaran Polresta Bandung memonitor secara langsung pelaksanaan uji coba pemberian makanan bergizi gratis di SDN Lemburmuncang, Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (21/10/2024).
Kegiatan ini dipimpin oleh Kasat Binmas Polresta Bandung, AKP Hasbi, yang didampingi oleh unsur TNI, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung.
“Kebijakan ini merupakan inisiatif Presiden terpilih, Bapak Prabowo Subianto, yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” ujar AKP Hasbi.
Baca Juga:Bumdes Kaduela Berdaya Kelola Telaga Biru Cicerem Kuningan, Masyarakat Ikut SejahteraBawaslu Cimahi Gaungkan Peran Penting Perempuan dalam Pilkada 2024
Sebanyak 180 siswa SD Lemburmuncang menjadi penerima manfaat dari program makanan bergizi ini.
Menu yang disajikan dirancang dengan memperhatikan gizi seimbang, meliputi nasi, lauk pauk, sayuran, dan buah-buahan, dengan setiap porsi makanan bernilai ekonomis Rp 15.000.
“Kami terus melakukan pengawasan ketat untuk memastikan pendistribusian makanan ini berjalan sesuai dengan yang direncanakan,” tambah Hasbi.
Dalam kesempatan itu, Hasbi juga menyatakan bahwa mereka berharap program ini bisa berjalan lancar, aman, dan tertib.
“Harapan kami, program ini dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sehingga anak didik di Indonesia menjadi semakin cerdas,” pungkasnya.
Polresta Bandung memastikan pengawasan terus dilakukan agar pendistribusian makanan bergizi berjalan tertib sesuai dengan perintah Kapolresta.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Marlan Nirsyamsu menyatakan bahwa uji coba program ini tidak hanya dilakukan di Kabupaten Bandung, tetapi juga di beberapa daerah lain di Indonesia.
Baca Juga:Nyekar ke Makam Pendiri Bandung Barat, Edi Rusyandi Janji Lanjutkan Perjuangan PemekaranAparatur Wilayah di Kota Bogor Siap Sukseskan Pilkada Serentak 2024
“Kemarin juga ada di Kabupaten Cirebon, bahkan dihadiri oleh perwakilan dari kementerian,” ujar Marlan.
Ia juga menjelaskan bahwa Kabupaten Bandung hanya bertugas menyediakan lokasi dan mengevaluasi uji coba tersebut.
“Untuk sosialisasi, kami siap. Kami hanya menunggu arahan lebih lanjut dari pusat mengenai skema pembiayaan dan menu yang disukai anak-anak,” tuturnya.
