Kolaborasi Xiaomi dengan Leica membuat kualitas kamera pada Xiaomi 14T semakin mengesankan. Terdapat tiga lensa kamera belakang: kamera utama 50MP, kamera telefoto 50MP, dan kamera ultrawide 12MP. Warna yang dihasilkan lebih natural, dengan kontras yang lebih baik dibandingkan pendahulunya. Kamera utama mampu menangkap detail dengan sangat baik, namun kamera ultrawide-nya masih sedikit tertinggal, terutama dalam kondisi pencahayaan yang sulit.
Meskipun masih ada beberapa batasan, seperti tidak adanya OIS pada kamera telefoto dan iklan di antarmuka, Xiaomi 14T Pro tetap menjadi pilihan menarik di kelas menengah premium.
Bagaimana menurut Anda, apakah Xiaomi 14T Pro cukup menggiurkan atau masih ada yang lebih menarik di pasaran?
