JABAR EKSPRES – Menjelang masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung yang akan berlangsung dari 25 September hingga 23 November 2024. Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung menyiapkan 1.500 personel gabungan, yang terdiri dari TNI Polri dan stakeholder terkait untuk mengamankan jalannya tahapan Pilkada.
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo, mengatakan bahwa personel yang diterjunkan akan bertugas memantau seluruh rangkaian kegiatan mulai dari masa kampanye hingga pemungutan suara sementara.
“Pemilu ini harus kita bawa sejuk dan bahagia. Jangan ada saling menjelekkan, jangan ada hoaks, black campaign, atau negative campaign. Pilihlah pemimpin dengan cerdas berdasarkan visi dan misi yang mereka tawarkan,” tegasnya.
Baca Juga:Kalahkan Persija, Persib Loncat ke Posisi 3 Klasemen BRI Liga 1HT: Persib Unggul 1 – 0 atas Persija
Lebih lanjut, Kusworo mengingatkan agar perbedaan pilihan tidak sampai merusak hubungan sosial, terutama antar tetangga dan keluarga.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Bandung Dadang Supriatna yang turut hadir dalam apel tersebut menyampaikan harapannya agar Pilkada berjalan dengan damai dan lancar hingga hari pemungutan suara pada 27 November 2024.
Selain itu, Dadang menekankan pentingnya netralitas TNI, Polri, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjaga jalannya Pilkada yang bebas dari kepentingan politik praktis.
“TNI dan Polri berperan dalam mengawal pelaksanaan Pilkada serentak ini. Saya sudah beberapa kali menyampaikan bahwa ASN pun harus netral, dan salah satu bukti netralitas ASN adalah dengan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Dadang.
