JABAR EKSPRES – Kemenangan Persib kontra Persija dengan skor 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Senin (23/9) dinodai kerusahan sejumlah oknum suporter yang turun ke lapangan. Imbas hal tersebut, Persib dihantui beberapa sanksi yang bakal dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
Viral dimedia sosial soal sanksi pengurangan poin yang bakal dijatuhkan kepada tim Maung Bandung akibat insiden tersebut. Hal ini berawal dari unggahan Bek Persib, Nick Kuipers yang menuliskan status -3 dengan emoji hati yang retak.
Dalam poin Besaran Denda untuk Tingkah Laku Buruk Penonton (Sesuai dengan Pasal 70 Kode Disiplin PSSI), memasuki lapangan tanpa seizin perangkat pertandingan besaran dendanya Rp 50 juta untuk 2 sampai 5 orang. Nilai tersebut bakal jauh lebih besar berkenaan dengan banyak oknum suporter yang turun ke lapangan.
Baca Juga:Bikin Adem, Sendi Fardiansyah Sampaikan Jargon Paslon Walikota dan Wawalkot Bogor dalam Satu Narasi PidatoTargetkan Zero TPA 2025, DLH Luncurkan Program Baru untuk Tingkat Pelajar
Dikonfirmasi anggota PSSI Kota Bandung, Hasya, indikasi pengurangan poin akibat kerusuhan supporter sampai saat ini belum diberlakukan di Liga tertinggi Indonesia. Namun wacana ini memang tengah di godog di kalangan PSSI pusat.
“Belum ada setau saya (soal pengurang poin). Tapi memang sempat pernah jadi pembicaraan di kalangan regulator dan PSSI pusat,” katanya kepada Jabar Ekspres, Selasa (24/9).
