HJKB ke-214 Sebagai Refleksi, Begini Penjelasan Pj Walikota Bandung

Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung, A Koswara Hanafi. (Nizar/Jabar Ekspres)
Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung, A Koswara Hanafi. (Nizar/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES  – Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung, A Koswara Hanafi menyampaikan pandangannya menjelang Hari Jadi Kota Bandung ke-214 tahun. Menurutnya hal tersebut sebagai refleksi. Bahwa masa depan Ibukota Jawa Barat (Jabar) ini bisa dilihat dari dua sisi.

Dia merincikan, yakni refleksi melihat ke belakang seperti apa wujud Kota Bandung, serta melihat ke sisi masa depan. Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung harus menyiapkan sesuatu sebagai penunjang.

“Banyak (yang harus dilakukan). Yang krusial itu Kota Bandung wilayahnya sudah segitu-gitunya terbatas. Sementara daya tampungnya makin banyak, kapasitasnya yang masuk ke Bandung itu makin banyak,” ungkap Koswara kepada wartawan, Senin (23/9).

Baca Juga:ABSM Kabupaten Sumedang Gelar Aksi Unjuk Rasa, Tolak Program Pensiun dan Tuntut Keadilan UpahJaga Kondusifitas Hasil Akhir, Pj Wali Kota Bandung Sorot Laga Persib vs Persija

“Bagaimana memikirkan itu supaya ke depannya berkelanjutan tadi, itu diantisipasi oleh pemkot dan seluruh masyarakat. Kalau penduduk bertambah maka infrastruktur harus dikuatkan,” imbuhnya.

Dia menambahkan, selain itu dari sisi layanan perkotaan pun mesti harus lebih baik. Mulai dari permasalahan isu sampah, air bersih, lalu perlimbahan. Menurutnya itu semua layanan perkotaan yang mesti disorot pemerintah.

“Bisa tidak layanan perkotaan di Kota Bandung ini menampung jumlah penduduk yang makin banyak di Kota Bandung? Itu harus diperhatikan ke depan, supaya tetap nyaman tadi, baik dan sebagainya,” tambah Koswara.

Adapun permasalahan menahun yang tidak kunjung terselesaikan, yakni transportasi publik dan kemacetan. Koswara menyarankan penggunaan kereta api saat memasuki akhir pekan harus dioptimalkan. Hal ini dapat mengurangi kemacetan.

Saran itu pun, disampaikan pula bagi para wisatawan dari luar daerah. “Ke Bandung-nya naik kereta aja. Dari sana ke sini ya. Jadi di dalam dikuatkan angkutan. Gitu paling gampang,” pungkasnya.

0 Komentar