8 Langkah Atasi Sakit leher Karena Salah Bantal Tanpa Harus Minum Obat

Ilustrasi sakit leher yang disebabkan salah bantal saat bangun tidur. (freepik)
Ilustrasi sakit leher yang disebabkan salah bantal saat bangun tidur. (freepik)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pernah mengalami sakit bagian leher saat bangun tidur? leher tiba-tiba tidak bisa digerakkan untuk menengok ke kanan dan ke kiri.

Banyak yang menyebut gangguan ini sebagai leher kaku atau ‘Kenyang’, ada juga yang menyebutnya karena salah bantal saat sedang tidur. Padahal, bantal yang digunakan setiap hari juga sama.

Bisa jadi karena posisi tidur yang salah, atau karena sebab lain, lalu apa sebenernya yang menyebabkan leher jadi tiba-tiba kaku dan sakit saat akan digerakkan?

Berikut beberapa fakta terkait penyebab sakit leher dan cara mengatasinya.

Penyebab Sakit Leher

1. Posisi Tidur yang Buruk

Baca Juga:Sky Garden Creatice Cafe di Green Forest Resort & Wedding by Horison, Tawarkan Piknik Seru Berlatar Gunung Tangkuban PerahuHukum Merayakan Maulid Nabi Berdasarkan Fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz

Tidur dengan posisi leher yang tidak alami dapat menyebabkan ketegangan otot.

2. Bantal Tidak Sesuai

Penggunaan bantal yang terlalu tinggi atau terlalu rendah bisa membuat leher tidak sejajar dengan tulang punggung.

3. Tegang Otot

Stres atau aktivitas fisik yang berat dapat menyebabkan ketegangan otot leher.

4. Cedera

Cedera pada leher akibat kecelakaan atau gerakan yang tiba-tiba.

Solusi dan Pengobatan

1. Perbaiki Posisi Tidur

– Cobalah tidur dengan posisi terlentang atau miring dengan bantal yang mendukung leher.

– Pastikan leher Anda dalam posisi yang sejajar dengan tulang belakang.

2. Pilih Bantal yang Tepat

– Gunakan bantal yang sesuai dengan tinggi dan kekerasan yang nyaman untuk Anda.

– Pertimbangkan bantal ortopedi yang dirancang khusus untuk mendukung leher.

3. Gerakan Leher Lembut

Lakukan gerakan leher yang lembut, seperti memutar kepala secara perlahan atau menundukkan dan mengangkat kepala untuk mengurangi ketegangan.

4. Kompres Hangat atau Dingin

Gunakan kompres hangat untuk relaksasi otot tegang. Kompres dingin dapat membantu mengurangi peradangan jika terasa nyeri.

5. Obat Pereda Nyeri

Baca Juga:Sudah Rutin Sholat Dhuha Namun Rezeki Masih Seret?, Bisa Jadi Karena Hal IniAkhirnya Ada Kabar Baik, Pencairan KLJ Tahap 3 Bulan Juli, Agustus dan September Sudah Siap

Anda bisa menggunakan obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti paracetamol atau ibuprofen, sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Pastikan berkonsultasi dengan dokter jika Anda memiliki kondisi medis lain sebelum menggunakan obat.

6. Pijat Ringan

0 Komentar