Antusiasme peserta terlihat jelas selama demonstrasi, di mana mereka aktif bertanya dan berpartisipasi dalam praktik memasak. Kepala Desa Panenjoan mengungkapkan rasa terima kasih atas inisiatif ini, yang dinilai sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang gizi dan kesehatan anak.
Senam Bersama dan Cek Kesehatan di Desa Panenjoan: 70 Peserta Ikuti Kegiatan Mahasiswa KKN
70 warga Desa Panenjoan turut berpartisipasi dalam kegiatan senam bersama dan cek kesehatan yang diadakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bhakti Kencana pada Minggu pagi.
Acara dimulai dengan sesi senam bersama yang dipimpin oleh mahasiswa KKN dan instruktur senam. Aktivitas ini bertujuan untuk mendorong masyarakat melakukan olahraga secara rutin sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Senam yang dilakukan melibatkan berbagai gerakan ringan yang cocok untuk semua usia, dan diikuti dengan semangat oleh para peserta.
Baca Juga:Baby Alien Bangkit! Marc Marquez Raih Kemenangan Back to Back di MotoGP Marino 2024Proyek Gedung Pusat Kebugaran di DPRD Jabar Jadi Sorotan
Setelah sesi senam, kegiatan dilanjutkan dengan cek kesehatan gratis. Tim mahasiswa KKN melakukan pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, dan kesehatan umum lainnya. Cek kesehatan ini bertujuan untuk memberikan informasi awal mengenai kondisi kesehatan peserta serta memberikan saran tentang cara menjaga kesehatan yang optimal.
“Acara ini tidak hanya meningkatkan kesadaran tentang pentingnya olahraga dan kesehatan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi warga untuk memeriksakan kesehatannya secara rutin,” ujar Kepala Desa Panenjoa.
Edukasi Digitalisasi Marketing oleh Mahasiswa Bhakti Kencana untuk UMKM di Desa Panenjoan
1 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Panenjoan mengikuti sesi edukasi digitalisasi marketing yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bhakti Kencana pada Kamis siang.
Acara ini bertujuan untuk membantu UMKM di desa tersebut memanfaatkan teknologi digital dalam memasarkan produk mereka. Mahasiswa KKN memaparkan berbagai strategi digital marketing, termasuk penggunaan media sosial, pembuatan konten yang menarik, serta teknik pemasaran online yang efektif.
“Dengan digitalisasi, kami berharap UMKM di desa ini dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan bersaing lebih baik di era modern ini,” ujar Kepala Desa Panenjoan.
