JABAR EKSPRES – Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyediakan 2 truk tangki air untuk mengirimkan kebutuhan air bersih bagi warga yang mengalami kesulitan air bersih di musim kemarau.
Ke-2 mobil tangki berisi air bersih tersebut disiagakan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat.
Seperti diketahui, Pemkab Bandung Barat secara resmi telah menetapkan status siaga kekeringan pada September hingga Oktober 2024 mendatang.
Baca Juga:KPU Jabar Klaim DPS Ganda untuk Pilkada 2024 Telah BerkurangKata Pengamat Soal Kans Pemenang Pilkada Kota Bandung yang Kini Diikuti 4 Paslon
“Kendaraan tangki dan personel standby memenuhi permintaan kebutuhan air masyarakat. Jika warga membutuhkan air bersih dapat menghubungi Call Center Pusdalops BPBD dengan nomor 087716612121 atau langsung ke Kepala BPBD bernomor 081222507991,” katanya, Kamis (5/9/2024).
Ia menambahkan, saat memberikan informasi kebutuhan air warga diminta untuk menyertakan nama serta alamat yang jelas. Hal tersebut dilakukan untuk memudahkan petugas datang ke lokasi.
“Saat mengubungi diharapkan warga menyertakan nama jelas dan alamat lengkap,” katanya.
Ia menambahkan, sejak musim kemarau melanda, Desa Batujajar Timur telah dilanda kekeringan yang cukup mengkhawatirkan. Oleh karenanya, pihaknya sudah menyalurkan air bersih ke salah satu masjid dan warga di lingkungan tersebut.
“Contohnya warga Desa Batujajar Timur, mereka menghubungi Call Center Pusdalops BPBD, dan langsung kami kirim air bersih,” katanya.
Terkait penyediaan air bersih gratis, dia menyebutkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan PDAM untuk penyediaan air bersih gratis.
“Memang bencana kekeringan ini sering terjadi tiap tahun, wilayah-wilayah rawan seperti Kecamatan Rongga, Gununghalu, Padalarang, Cikalongwetan. Insyaallah kami secepat mungkin mengirimkan tangki air,” tandasnya.
Baca Juga:Mobil Pajero Tak Kunjung Datang Meski Sudah Lakukan Transaksi, Seorang Warga Bogor Bawa Kasus ke PengadilanRatusan Hektar Sawah di Bandung Barat Alami Kekeringan, DKPP Lakukan Upaya Ini
Sementara itu, salah seorang warga Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Nurul mengaku,m menyambut baik adanya kesiapan pemerintah dalam mengantisipasi warga yang terancam kekurangan pasokan air bersih.
“Jadi kalau begini kita ga kebingungan ketika membutuhkan bantuan air bersih tinggal menghubungi nomor telepon yang tertera,” katanya. (Wit)
