JABAR EKSPRES – Untuk antisipasi ancaman darurat pangan, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Standarisasi Instrumen Pertanian Kalimantan Timur (BSIP Kaltim) melakukan perluasan lahan pertanian tanaman pangan dan kegiatan pendukung lainnya untuk meningkatkan produksi.
Kepala BSIP Kaltim Zainal Abidin mengatakan hingga akhir Agustus 2024, pihaknya sudah memenuhi sekitar 70 persen dari beberapa program dan kegiatan peningkatan produksi pangan.
Bahkan, sebagian sudah masuk panen dan hasilnya tidak mengecewakan petani maupun pihaknya yang selama ini terus melakukan pembinaan.
Baca Juga:Cegah Virus MonkeyPox, Penumpang dari Luar Negeri di Bandara Soetta Wajib Isi Keterangan SatuSehatPetugas Rutan Poso Gagalkan Upaya Penyelundupan Narkoba Masuk ke dalam Rutan
‘’Beberapa area sawah di Kaltim yang dilakukan pompanisasi dari program Kementan dan sudah dilakukan panen kedua tahun ini, berhasil meningkatkan produktivitas padi, yakni dari sebelumnya 3,8 ton per hektare naik menjadi 4,5 ton per hektare,’’ katanya.
