JABAR EKSPRES – Banyak yang belum tahu jika tidur lagi setelah Subuh ternyata juga diatur dalam Islam. Sebagian ulama menyebut hal tersebut tidak dianjurkan karena tidak mendatangkan manfaat, justru malah akan kehilangan banyak moment berharga.
Bahkan ada ungkapan yang berkembang di masyarakat, jika tidur di pagi hari maka rezekinya akan dipatok ayam. Bisa diartikan bahwa pagi hari merupakan saat yang tepat bagi kita untuk melakukan aktivitas, bahkan ada yang menyebut bahwa Allah membagi-bagikan rezeki seseorang di pagi hari.
Dari sisi kesehatan, hal ini sangat tidak dianjurkan, karena metabolisme tubuh di pagi hari sedang berada dipuncaknya sehingga sayang jika tidak digunakan untuk beraktivitas, bahkan bisa mempengaruhi mood sepanjang hari.
Baca Juga:Jadi Tempat Curhat Netizen, Lagu Sal Priadi – Gala Bunga Matahari Tembus 20 Juta View Dengan Hampir 50 Ribu KomentarBocoran Drakor Love Next Door Episode 4, Seung Hyo Kembali Jadi Pahlawan Pembela Seok Ryu dari Mantan Tunangannya
Namun dalam Islam, ternyata ada beberapa ulama yang memberikan perhatian secara khusus mengenai tidur lagi setelah subuh. Sebagaimana dijelaskan oleh Ibnul Qayyim rahimahullah,
وَمِنَ المكْرُوْهِ عِنْدَهُمْ : النَّوْمُ بَيْنَ صَلاَةِ الصُّبْحِ وَطُلُوْعِ الشَّمْسِ فَإِنَّهُ وَقْتٌ غَنِيْمَة
ٌ
“Di antara hal yang makruh menurut para ulama adalah tidur setelah shalat Shubuh hingga matahari terbit karena waktu tersebut adalah waktu memanen ghonimah (waktu meraih kebaikan yang banyak.” (Madarijus Salikin, 1: 369)
Dari ‘Urwah bin Zubair, beliau mengatakan,
كان الزبير ينهى بنيه عن التصبح ( وهو النّوم في الصّباح )
“Dulu Zubair melarang anak-anaknya untuk tidur di waktu pagi.”
Urwah mengatakan,
إني لأسمع أن الرجل يتصبح فأزهد فيه
“Sungguh jika aku mendengar bahwa seorang itu tidur di waktu pagi maka aku pun merasa tidak suka dengan dirinya”.
(HR. Ibnu Abi Syaibah 5: 222 no. 25442 dengan sanad yang shahih).
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mendoakan waktu pagi sebagai waktu yang penuh keberkahan.
اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا
“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.”
(HR. Abu Daud no. 2606, Ibnu Majah no. 2236 dan Tirmidzi no. 1212. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan)
Berdasarkan hal di atas, sebagian ulama salaf tidak menyukai tidur setelah sholat subuh, jika tidak ada uzur. Namun jika memang mengharuskan dan urgensi tinggi, misalnya dalam keadaan sakit, maka hal tersebut asih diperbolehkan.
