Kolaborasi Media Jadi Strategi Adaptasi Perubahan Zaman

Executive Chairman B-Universe Enggartiasto Lukita saat berkunjung ke Kantor Jabar Ekspres, Sabtu (4/8). (Dok. Jabar Ekspres)
Executive Chairman B-Universe Enggartiasto Lukita saat berkunjung ke Kantor Jabar Ekspres, Sabtu (4/8). (Dok. Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES, BANDUNG – Disway dan B-Universe telah menjalin kerja sama dalam industri media. Hal itu sebagai salah satu strategi dalam menghadapi tantangan perubahan zaman.

Executive Chairman B-Universe Enggartiasto Lukita mengungkapkan, pihaknya kini telah menjadi bagian dari keluarga besar Disway. “Saya klaim bahwa sekarang sudah jadi bagian Disway,” ucapnya saat berkunjung ke Kantor Jabar Ekspres, Sabtu (3/8).

Sementara itu Dedi Mulyadi juga menekannya pentingnya adaptasi yang dilakukan oleh industri media saat ini. Menurutnya media sering lupa akan pergerakan segmen pasar yang dimiliki. “Segmen pasar akan selalu berubah, yang lama akan pergi dan akan muncul segmen baru,” tuturnya.

Baca Juga:Dugaan Kasus Korupsi Dana Hibah NPCI Jabar, Supriatna Gumilar Tinggal Menunggu Hari Untuk Jadi TersangkaAPBD 2024 Masih Defisit Rp321,52 Miliar, Ketua DPRD Rudy Susmanto Minta Pemkab Bogor Naikkan Target Pendapatan

Dedi melanjutkan, salah satu tantangan saat ini adalah pesatnya media sosial di masyarakat. Baginya, media perlu adaptasi dan perlu mempertahankan jati diri. “Media yang konsisten akan selalu punya segmen pasar, sementara yang tidak konsisten tidak akan punya,” tegasnya.

Dedi juga berpesan bahwa media jangan hanya mengandalkan kejutan dalam menghadirkan informasi. Iapun punya harapan besar bahwa media bisa turut serta dalam merubah atau mendidik pikiran masyarakat. Khususnya di Jawa Barat.

Sehingga berita yang diporduksi adalah berita yang membantu membentuk pola pikir masyarakat. “Harapan kami, ke depan berita adalah yang mendidik, yang membentuk karakter masyarakat untuk maju. Dan tentu harus objektif,” pungkasnya.(son)

0 Komentar