Situ Lengkong Panjalu Mangkrak, PADes Jeblok

Pintu masuk wisata Situ Lengkong Panjalu di Kabupaten Ciamis masih ditutup. Lokasi ini belum dibuka lantaran pekerjaan revitalisasi yang molor dari target waktu pekerjaan. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
Pintu masuk wisata Situ Lengkong Panjalu di Kabupaten Ciamis masih ditutup. Lokasi ini belum dibuka lantaran pekerjaan revitalisasi yang molor dari target waktu pekerjaan. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Situ Lengkong Panjalu, sebuah destinasi wisata religius yang kaya akan sejarah dan tradisi, kini tengah mengalami masa-masa sulit.

Mangkraknya proyek revitalisasi yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat tahun 2023 senilai Rp10,4 miliar itu telah berdampak signifikan pada Pendapatan Asli Desa (PADes) Panjalu.

Yuyus Surya Adinegara, Kepala Desa Panjalu, mengungkapkan keprihatinan atas kondisi ini. Pihaknya menolak menandatangani penyerahan proyek revitalisasi Situ Lengkong Panjalu lantaran belum selesai pembangunannya 100 persen.

Baca Juga:Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Lebih Luas, bluXperience Hadir di BandungPelatihan Terapis Spa,  KolaborAksi Institut Kemandirian-Dompet Dhuafa Lampung Wujudkan Kemandirian 

“Pekerjaan revitalisasi tidak sesuai dengan harapan dan menyisakan berbagai masalah. Karena revitalisasi itu tidak selesai dan kami menolak untuk menerima penyerahan, dampaknya wisata itu belum bisa dioperasikan. Jelas kami mendapat kerugian karena PADes tidak ada dari objek wisata tersebut,” lanjut Yuyus.

Proyek revitalisasi yang didanai dari APBD Provinsi itu seharusnya selesai pada akhir tahun 2023. Namun hingga saat ini, pekerjaan belum selesai dan pihak ketiga dikabarkan melarikan diri dan tidak bertanggung jawab menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Penutupan Situ Lengkong selama ini telah mengganggu pariwisata daerah, mengingat tempat ini selalu menjadi tujuan wisata religi bagi masyarakat dari berbagai daerah.

Situ Lengkong Panjalu merupakan warisan cagar budaya peninggalan Raja Borosngora dan selalu menjadi tujuan wisata religi bagi masyarakat setiap tahun.

“Oleh karena itu, penting bagi pihak terkait untuk menyelesaikan proyek revitalisasi ini dengan segera agar dapat memperbaiki pelayanan infrastruktur dan memastikan bahwa Situ Lengkong Panjalu tetap menjadi destinasi wisata yang menarik bagi masyarakat,” ujarnya Generasi Muda Nahdlatul Ulama (GMNU) Ciamis Yudi Riyadi.

0 Komentar