JABAR EKSPRES – Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas tentang aplikasi Goldshort yang sedang ramai dibicarakan sebagai platform investasi yang menguntungkan. Apakah klaim tersebut benar, ataukah ini hanya tipu muslihat belaka.
Saya telah mencoba mengakses situs web dan aplikasi Goldshort. Bagi pengguna baru, platform ini menawarkan saldo awal sebesar Rp1.500.
Selain itu, ada juga pilihan investasi berbayar, seperti kontrak iklan TikTok mingguan dengan modal Rp20.000 dan tingkat pengembalian hingga 145%.
Baca Juga:Kapan Jadwal Masuk Sekolah Tahun Ajaran Baru 2024/2025, Cek Kalendernya di SiniWakil Jawa Barat Touring Lintas Pulau Meriahkan Gathering Nasional HPCI di Makassar
Investasi terbesar yang ditawarkan adalah Rp2 juta dengan pengembalian Rp2.850.000. Tingkat pengembalian yang tinggi ini menimbulkan kecurigaan akan potensi penipuan.
Menonton Video
Aplikasi ini juga menyediakan fitur menonton video seperti di TikTok. Namun, aktivitas ini tidak memberikan penghasilan langsung, hanya dari investasi saja.
Mengundang Teman
Pengguna bisa mendapatkan koin tambahan dengan mengundang teman. Setiap undangan memberikan 1000 koin per hari dengan batas 50 orang dan 500 koin per hari dengan batas 100 orang. Jika teman yang diundang melakukan deposit, Anda bisa mendapatkan bonus koin tambahan.
Ada beberapa indikasi bahwa Goldshort mungkin merupakan penipuan:
Tingkat Pengembalian yang Tidak Masuk Akal
Janji pengembalian investasi yang sangat tinggi dan dalam waktu singkat sering kali menjadi tanda bahwa suatu investasi adalah penipuan.
Sistem Deposit
Banyak aplikasi penipuan meminta deposit sebelum penarikan dana bisa mereka lakukan. Hal ini juga berlaku pada Goldshort, di mana saldo hasil tugas tidak bisa ditarik tanpa deposit terlebih dahulu.
