Produksi Jingle dan Maskot untuk Meriahkan Pilkada

Proses penjurian jingle dan maskot Pilkada di KPU Jabar. (Ist)
Proses penjurian jingle dan maskot Pilkada di KPU Jabar. (Ist)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah mempersiapkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Jabar agar berlangsung meriah. Salah satunya dengan memproduksi maskot dan jingle untuk pilkada yang akan digelar pada 27 November 2024 itu.

Di KPU Jabar misalnya, jingle dan maskot itu tengah masuk dalam tahap penjurian. Karena mekanisme pembuatannya dilakukan melalui sayembara.

Sedikitnya ada 74 karya maskot dan 29 jingle yang masuk ke KPU Jabar selama masa pendaftaran. Kini puluhan karya kreatif itu akan dipilah untuk dipilih sebagai pemenang.

Baca Juga:Mengintip Sekarwaru Batik, dari Desa untuk IndonesiaNgeri! Aksi Kekerasan dengan Sajam di Cicalengka Bandung, 7 Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat KPU Jabar Hedi Ardia menguraikan, juri yang dilibatkan dalam seleksi maskot dan jingle itu juga bukan orang sembarangan. Mereka kalangan profesional yang sesuai bidangnya. “Ada Prof Nina akademisi dari Unpad, Budayawan Wawan Gunawan, hinga akademisi ITB Andi Hakim,” katanya, Minggu (05/05).

Jingle dan maskot itu kedepannya akan cukup dikenang masyarakat. Karena bakal menjadi ikon dan mewarnai perhelatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar.

Hadirnya jingle dan maskot itu juga diharapkan bisa memeriahkan Pilkada 2024. Sehingga partisipasi masyarakat juga positif.

Produksi jingle dan maskot itu tidak hanya dilakukan KPU Jabar, tapi juga KPU di tingkat Kota Kabupaten. Misalnya KPU Kota Bandung. Saat ini mereka juga dalam tahap penjurian.

Sejumlah akademisi dan budayawan juga dilibatkan dalam penjurian di KPU Kota Bandung. Di antaranya, Indra Ridwan Warek I ISBI Bandung, Supriatna Warek III ISBI Bandung, Akademisi ISBI Dyah Nurhayati, hingga seniman Doel Sumbang.(son)

0 Komentar