Meroket Tajam, Bawang Merah Tembus Rp70 ribu

Foto ilustrasi. Di pasar Gedebage, harga bawang merah perkilo sentuh Rp 70.000 (Pandu Muslim / JE)
Foto ilustrasi. Di pasar Gedebage, harga bawang merah perkilo sentuh Rp 70.000 (Pandu Muslim / JE)
0 Komentar

JABAR EKSPRES  – Beberapa harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) kembali mengalami kenaikan di Pasar Kota Bandung. Di Gedebage, bawang merah kini menyentuh angka Rp 70.000 perkilo.

Dilansir dari laman Arimbi Kota Bandung, kenaikan harga nyatanya tak hanya terjadi pada komoditas bawang. Daging ayam ras, hingga cabai rawit hijau pun ikut alami lonjakan. Dua bahan pokok tersebut kini berada di Rp 42.000 dan Rp 60.000 perkilo.

Salah satu pedagang di Pasar Induk Gedebage, Hardian menuturkan, kenaikan Bawang telah terjadi sejak sepekan lalu. Bahkan pernah menyentuh angka Rp75.000 perkilo.

Baca Juga:Viral! Pelajar SMP Diduga Mesum di Taman Kehati BanjarWaspada! Bencana Hidrometereologi Intai Kota Bandung Sepanjang Tahun Ini

“Selasa minggu kemarin baru naik. Malah mah dari yang sebelumnya Rp 55.000 perkilo langsung naik ke Rp 75.000 perkilo. Terus turun lagi ke Rp 70.000 sampai sekarang,” kata Hardian, Selasa (23/4).

Diakuinya, kenaikan terjadi dikarenakan pasokan yang lebih sedikit dari biasanya. Sehingga harga langsung melonjak secara signifikan.

“Udah firasat, kok banyak yang kosong bawang. Saya pun ngambil ini dari Ciroyom. Pas nanya harga, naiknya langsung melejit, sekarang saya jual Rp 71.000 perkilo,” ucapnya

Berkurangnya stok bawang dibenarkan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung. Menurut Kepala Bidang Distribusi dan Kemetrologian, Meiwan Kartiwa, faktor cuaca dan gagal panen jadi penyebab meroketnya harga bawang.

“Yang pasti cuaca, belum masa tanam. Sementara kemarin bulan Februari Maret pas panen banyak yang gagal juga,” kata Meiwan lewat seluler.

Pihaknya kini tengah menekan agar kenaikan tak terus terjadi pada komoditas bawang. Dirinya berharap, lonjakan ini tak berlangsung lama. (Dam)

0 Komentar