BOGOR, JABAR EKSPRES – Dirkrimum Polda Jawa Barat (Jabar) menggelar rekontruksi kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Indriana Dewi Eka (25) asal Jakarta.
Kombes Pol Surawan mengatakan, ada 7 Tempat Kejadian Perkara (TKP) dalam rekonstruksi tersebut. Mulai dari tempat kos Devara (Pelaku), bengkel tempat menjemput Reza (Eksekutor), apartemen hingga tempat mengeksekusi korban.
“Ya jadi untuk hari ini kita laksanakan rekonstruksi, namun kita tidak laksanakan ke tempat yang sesungguhnya, untuk seperti tempat kos (tersangka) Devara kemudian apartemen dan sebagainya kita ilustrasikan di Polsek Babakan Madang,” katanya kepada media, Kamis (7/3).
Baca Juga:Forum Genre Cimahi: Terobosan Pesat dalam Mewujudkan Generasi Emas!Harga Beras Naik Terus, Aliansi Mahasiswa Sukabumi Geruduk Kantor Wali Kota dan DPRD
Dirkrimum Polda Jabar itu menambahkan, alasan memilih Bogor untuk semua reka adegan pembunuhan, agar lebih mendapatkan rinci dari awal sampai tuntas di satu lokasi.
“Sebetulnya bukan temuan baru, namun kita dapat menggambarkan lebih mendapatkan gambaran secara rinci,” ungkapnya.
Masih kata dia, setelah korban dieksekusi, kemudian (tersangka) Didot masuk ke dalam mobil dan memberikan kode kepada Devara sebagai otak pembunuhannya.
“Isinya chat via WhatsApp hanya ‘Done’ dan ditanggapi oleh Devara dengan mengantarkan makanan kepada orang tua korban yang itu seolah-olah kiriman dari korban,” paparnya.
Tak hanya itu, dalam rekonstruksi tersebut juga Devara mengirimkan makanan kepada orang tua korban. Hal ini agar tidak adanya kecurigaan dari pihak keluarga korban, seolah-olah Indriana Dewi Eka masih hidup.
Polda Jabar juga akan melakukan rekonstruksi di tempat ditemukan jenazah korban di Kota Banjar, Jawa Barat
“Karena dari sini kita ke Cirebon kan cukup jauh juga. Mungkin setelah ini kita kembali ke Polda Jabar, besok kita akan rencanakan untuk rekonstruksi di Cirebon,” pungkasnya. (SFR)
