JABAR EKSPRES – Berikut ini merupakan ulasan menarik dalam Jujutsu Kaisen Chapter 252 yang sedang ramai di kalangan para penggemar.
Chapter 252 dari manga Jujutsu Kaisen memberikan banyak informasi penting bagi para penggemar.
Setelah hiatus seminggu, chapter ini menampilkan kelanjutan dari cliffhanger sebelumnya, di mana Yuta terluka parah.
Baca Juga:Ulasan One Piece 1109: Mampukah Luffy Menghadapi Semua Gorosei?Review One Piece 1109: Rahasia Besar di Balik Gorosei yang Mungkin Terlewatkan
Meskipun belum dipastikan, kemungkinan besar Yuta masih hidup setelah sebelumnya dikabarkan tewas.
Hal ini memungkinkan strategi penyusupan yang lebih efektif. Selain itu, chapter ini juga mengungkapkan bahwa luka yang disebabkan oleh Soul Split Katana tidak sembuh dengan cepat, memaksa Sukuna menggunakan energi terkutuk untuk menjaga tubuhnya tetap hidup.
Pertarungan antara Maki dan Sukuna juga menjadi pusat perhatian. Meskipun Sukuna melemah, Maki berhasil menunjukkan keterampilan bertarung yang luar biasa dan kemampuan menghindari serangan-serangannya.
Di sisi lain, Hakari dan Uram membahas penurunan energi terkutuk Sukuna, yang menandakan bahwa akan ada pengungkapan kekuatan besar yang akan datang.
Sementara itu, Sukuna, meskipun terluka parah, tetap bertahan dengan memanfaatkan energi kutukan untuk memompa jantungnya secara manual.
Dia menyadari bahwa luka yang diterimanya dari pedang pemisah jiwa semakin lambat sembuhnya karena pedang tersebut hanya bisa disembuhkan oleh orang yang mampu melihat garis besar jiwa mereka sendiri.
Kisah ini semakin kompleks dengan kemunculan Hakari yang berjuang melawan Auram, menunjukkan bahwa pertarungan belum berakhir.
Baca Juga:6 Rekomendasi HP Terbaik dengan Harga Rp1 jutaan, Spesifikasi Gagah Tak Mengecewakan7 Rekomendasi HP Terbaik untuk Konten Kreator, Harga di Bawah Rp2 Jutaan
Spekulasi tentang kekuatan sejati Sukuna dan perkembangan masa depannya, termasuk potensi pengorbanan Yuji untuk mengalahkannya, semakin menegangkan.
Chapter ini memperlihatkan bahwa pertarungan antara Sukuna, Yuji, dan Maki semakin memuncak, dengan kekuatan dan strategi yang semakin kompleks.
