JABAR EKSPRES – Ramai beredar di media sosial whatapps grup, mengenai informasi adanya rencana razia besar-besaran bagi kendaraan bermotor (Ranmor) di jalan raya, yang dinarasikan akan berlangsung serentak di seluruh Indonesia.
Terkait hal tersebut, Polresta Bandung melalui Satlantas menanggapi kabar yang cukup heboh jadi perbincangan warga karena informasi yang terus saling dikirimkan melalui media sosial whatapps grup.
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo, melalui Kasat Lantas Polresta Bandung, Kompol Mangku Anom, saat dikonfirmasi memastikan untuk informasi yang tersebar di media sosial itu adalah kabar yang tidak benar.
Baca Juga:Pemkot Bandung Dorong Rumah Deret di Tamansari Harus Segera TerisiDianggap Meresahkan, Satu Keluarga di Kota Banjar Diusir Warga
“Kabar di sosmed akan ada razia besar-besaran semuanya bohong alias hoaks,” kata Anom, Senin (4/3).
Dia menjelaskan, mengenai adanya pengawasan dari Kepolisian alias operasi keselamatan lalu lintas, memang benar adanya tapi kategorinya bukan razia.
“Jika mulai 4 Maret ada operasi keselamatan lalu lintas, benar adanya tapi bukan razia,” jelas Anom.
Diketahui, tersebar dengan masif informasi di media sosial whatsapp grup tentang pelaksanaan razia Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang akan digelar serentak di seluruh Indonesia mulai Jumat, 1 Maret 2024 lalu.
Melalui informasi yang dihimpun Jabar Ekspres, untuk razia besar-besaran yang ramai di media sosial tersebut, tidak ada tindakan yang selaras dengan kondisi di lapangan.
Adapun isi informasi razia yang tersebar yakni:
Razia STNK Dimulai Besok, Jadwalnya: Berdasarkan data, ada ratusan ribu motor dan mobil yang belum bayar pajak yang masih menggunakan pelat lama.
Bagi kendaraan yang telat bayar pajak 3 tahun atau lebih akan langsung dikandangin.
Baca Juga:BCA Syariah Tingkatkan Pembiayaan Konsumer di BCA Expoversary Bandung 2024Unggul di Kota Bogor, Ananda Tohpati Segel Tiket ke Senayan
Dan bayar derek serta bayar parkir SEHARI Rp400 ribu.Berikut jadwal jam dan tempat razianya. Info dari grup WA kiriman dari Bhayangkara polri.
