Akibat Puting Beliung, Ratusan Rumah dan Puluhan Pabrik di Sumedang – Kabupaten Bandung Rusak

Akibat Puting Beliung, Ratusan Rumah dan Puluhan Pabrik Rusak / Pandu Muslim
Akibat Puting Beliung, Ratusan Rumah dan Puluhan Pabrik Rusak / Pandu Muslim
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badan Penaggulangan Bencana Daerah Jawa Barat (BPBD) menyebut saat ini ada sekitar 511 bangunan di Kabupaten Bandung dan 23 bangunan lainnya di Kabupaten Sumedang, yang mengalami kerusakan akibat diterjang angin putingbeliung yang terjadi pada Rabu (21/2).

Pranata Humas Ahli Muda BPBD Jabar Hadi Rahmat mengatakan, ratusan bangunan tersebut terdiri dari 18 bangunan pabrik, 223 unit rumah alami rusak ringan, 119 rusak sedang, dan 151 rusak berat.

“Itu di Kabupaten Bandung, sementara untuk di Kabupaten Bandung itu ada 13 pabrik dan 10 rumah yang mengalami rusak sedang,” ucapnya saat dikonfimasi Jabar Ekspres, Kamis (22/2).

Baca Juga:Banjir Pasar Induk Gede Bage Masih jadi Sorotan, Pemkot Siapkan IniPergerakan Tanah di Desa Cibedug Kian Parah, Puluhan Rumah Terancam

Selain bangunan, angin putingbeliung juga telah menyebabkan ratusan kepala keluarga (KK) di dua wilayah tersebut terdampak. “Untuk masyarkat yang terdampak itu sementara ada sekitar 412 KK di Kabupaten Sumedang, dan 422 KK atau 1359 Jiwa di Kabupaten Bandung,” Ungkap Hadi

Sementara untuk korban luka-luka, Hadi menyebut saat ini sudah ada sekitar 42 Orang. “Namun patut disyukuri tidak ada korban jiwa hanya korban luka-luka yang memang sudah dirujuk ke RSUD Cicalengka dan RSKK,” ucapnya

“Jadi kalau dilihat dari dampak bencana kemarin, itu lumayan apalagi ini melibatkan dua kabupaten yaitu Sumedang dan Bandung,” sambungnya

Maka dari adanya kejadian ini, Hadi menghimbau kepada seluruh masyarkat khusunya yang berada di daerah rawan bencana untuk tetap waspada.

“Karena berdasarkan data BMKG kita sudah berada di puncak musim hujan dan menuju transisi musim kemarau, sehingga kondisi seperti ini akan berpotensi terjadi seperti angin puting beliung, dan lain sebagainya sehingga perlu kewaspadaan masyarakat khususnya area yang pernah mengalami kondisi tersebut,” pungkasnya

(San).

0 Komentar